Warga RT 09 TRM Kandangan Gelar Halal bi Halal

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews.com – Warga Tengger Rejo Mulyo RT 09 RW 02 Kandangan Benowo melaksanakan Halal Bihalal Syawalan 1445 Hijriyah, pada hari Jum’at malam, 26/4/2024, bertempat di pelataran jalan kampung Tengger Rejo Mulyo III.

Acara silaturahmi ini merupakan program kegiatan tahunan kolaborasi pengurus RT dan pengurus PKK RT 09 Tengger Rejo Mulyo Kandangan Benowo Surabaya.

Dalam sambutannya mewakili sesepuh RT 09, Nurhadi menyampaikan, “Acara halal bihalal ini diadakan oleh kepengurusan RT 09 tujuannya adalah taqobbalallahu minna waminkum, minal Aidin wal Faidzin, momen yang sangat bagus saling memaafkan antar tetangga”

“Dalam kehidupan bertetangga tentunya dalam berkomunikasi dan berinteraksi pastinya ada kesalahan yang tidak disengaja maupun disengaja, dengan momen ini adalah ajang mempererat tali silaturahmi dan kerukunan untuk saling meminta maaf dan memaafkan”, ujarnya.

Heriyanto ketua RT 9 dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran dan partisipasi warga dalam mensukseskan acara halbil tersebut, “Acara ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar dan sukses tanpa adanya support dan partisipasi dari sesepuh, minisepuh, dan seluruh warga RT 09 ini”, katanya

Seluruh warga Tengger Rejo Mulyo RT 9 dari tua muda, anak-anak, laki perempuan berkumpul dengan penuh semangat dan kebahagian menyambut acara halal bihalal, aneka sajian yang di suguhkan pengurus PKK yang di komandani ketua PKK Muriyani menambah kemeriahan dengan nuansa penuh keharmonisan dengan birama kebahagian buah silaturahmi Halal Bihalal.

H. Kasto Latif sesepuh Tengger Rejo Mulyo RT 9 memberikan wejangan kepada warganya dengan tausyiah yang menyejukkan tentang makna dari Halal bihalal, “Halal Bihalal adanya hanya di Indonesia, sebagai budaya yang dikemas dalam kebaikan nuansa peringatan agama”, katanya pada awal tausyiahnya.

“Alim ulama menciptakan halal bihalal karena memandang di Indonesia ini masyarakat nya hidupnya berkelompok-kelompok, dan kadang kita tidak menyadari aktifitas kita secara tidak sengaja maupun sengaja telah mengganggu tetangga kita, inilah momen yang baik apa yang tidak kita sadari yang membuat orang tidak nyaman sehingga kita berbuat dzolim atau dosa kepada tetangga kita, inilah pentingnya halal bihalal adanya saling maaf memaafkan”, lanjut Kasto Latif.

Dengan gaya yang bijaksana kasto menjelaskan, “Kita mengikuti apa yang di sampaiakan Sukarno sang proklamator, kalau kamu menjadi Islam jangan kamu menjadi orang arab, jika kamu Kristen jangan kamu menjadi orang eropa, jika kamu Hindu jangan kamu menjadi orang India”, katanya

“Apa makna yang disampaikan proklamator itu?”, seru tausyiahnya dengan gaya bertanya,

“Adalah apapun agamanya kita adalah bangsa Indonesia, bahwa kita punya identitas sebagai bangsa Indonesia bangsa yang menjunjung tinggi budaya nenek moyang, yaitu gotong royong, kerukunan, saling menghormati, ini merupakan hikmah dari apa yang kita lakukan pada malam hari ini yang d kaitkan dengan pesan sang proklamator “, ulasnya.

“Semua ini ada hadist nya, tidak serta Merta ulama membuat halal bihalal itu tanpa dasar, walaupun bukan ajaran keagamaan. Apa bila orang-orang mukmin bertemu lantas berjabat tangan tidak ada lain akan diampuni dosa-dosanya oleh Alloh sebelum mereka berpisah, suatu budaya silaturahmi bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan”,

“Kedepan kita harus berhati-hati dalam hidup bertetangga, jangan hidup berkelompok-kelompok, antara satu dengan kelompok lain saling menjatuhkan, karena orang jahat itu temannya banyak sedangkan orang baik temennya sedikit, saya berharap semoga warga RT 09 ini tetap rukun, guyup, senantiasa menjalin silaturahmi di bulan-bulan berikutnya tidak hanya dalam bulan Syawal saja”, harap H. Kasto Latif.

Reporter : Heni