Penampilan Santri Ponpes Al-Muhajir Memukau Hadirin pada Haflah Akhirussanah

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Al-Muhajir Kedungpring tidak hanya menjadi momentum wisuda santri, tetapi juga menjadi ajang unjuk kreativitas dan kemampuan para santri-santriwati yang berhasil memukau para tamu undangan dan wali santri yang hadir, Selasa (16/6/2026)

Sejak awal acara, suasana sudah terasa istimewa. Haflah Akhirussanah dibuka oleh dua santri yang bertugas sebagai pembawa acara. Dengan penguasaan bahasa yang baik, percaya diri, dan penuh adab, keduanya mampu memandu jalannya acara dengan lancar sehingga mendapat apresiasi dari para hadirin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dengan merdu, disusul dengan menyanyikan Mars Ponpes Al-Muhajir yang membangkitkan semangat dan rasa bangga terhadap almamater pesantren.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah Tari Saman yang dibawakan para santri. Gerakan yang kompak, energik, dan penuh kekompakan tersebut berhasil memukau para undangan. Tepuk tangan meriah pun berkali-kali terdengar mengiringi penampilan yang sarat nilai kebersamaan itu.

Penampilan berikutnya tidak kalah menarik, yakni atraksi Tapak Suci yang menunjukkan ketangkasan dan keterampilan bela diri para santri. Atraksi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan di Ponpes Al-Muhajir tidak hanya membentuk kemampuan spiritual dan intelektual, tetapi juga membina kekuatan fisik serta kedisiplinan.

Suasana semakin meriah ketika para santri menampilkan teatrikal yang mengisahkan pengalaman selama menempuh pendidikan di pesantren. Dengan balutan cerita yang ringan dan penuh humor, penampilan tersebut berhasil mengundang gelak tawa seluruh hadirin. Berbagai kisah keseharian santri, mulai dari kegiatan belajar, menghafal Al-Qur’an, hingga pengalaman unik selama tinggal di asrama, dikemas secara kreatif dan menghibur tanpa meninggalkan pesan moral yang mendalam.

Kemampuan berbahasa asing para santri juga ditunjukkan melalui penampilan storytelling menggunakan bahasa Arab. Dengan pelafalan yang baik dan penuh percaya diri, para santri berhasil menyampaikan cerita yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

Pada sesi berikutnya, wakil santri yang diwisuda, Muhammad Kamil Ahsan Al Karimi, menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh wisudawan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan belajar selama enam tahun di Ponpes Al-Muhajir.

Ia mengenang berbagai pengalaman yang telah dilalui bersama para ustadz, ustadzah, dan teman-teman seperjuangan. Menurutnya, kehidupan di pesantren telah mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, kesabaran, hingga pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah.

“Selama enam tahun di pondok ini kami belajar bukan hanya tentang ilmu agama, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah sabar membimbing kami, serta kepada orang tua yang selalu memberikan doa dan dukungan,” ungkapnya.

Para santri dan santriwati yang diwisuda mempersembahkan sejumlah lagu-lagu religi yang dibawakan dengan penuh penghayatan. Penampilan tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus membangkitkan rasa syukur atas perjalanan pendidikan yang telah mereka tempuh.

Dalam kesempatan itu, para wisudawan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua, wali santri, para guru, ustadz, ustadzah, serta seluruh keluarga besar Ponpes Al-Muhajir yang telah mendampingi dan membimbing mereka selama menempuh pendidikan.

Penampilan demi penampilan yang ditampilkan para santri membuktikan bahwa Pondok Pesantren Al-Muhajir tidak hanya berhasil mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga membentuk santri yang kreatif, percaya diri, berkarakter, dan memiliki beragam keterampilan. Tidak heran jika para tamu undangan dan wali santri yang hadir merasa bangga dan terkesan dengan seluruh rangkaian Haflah Akhirussanah tahun ini.

Reporter Fathurrahim Syuhadi