Tanamkan Karakter dan Cinta Tanah Air, TNI dari Koramil Pucuk Beri Pembekalan Bela Negara di Hari Kedua MPLS Ramah SMPN 1 Pucuk

Listen to this article

LAMONGAN LintasJatimNews – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 pada Selasa (14/07/2026), SMP Negeri 1 Pucuk Lamongan menyajikan program pembinaan karakter yang luar biasa. Sekolah mendatangkan langsung dua personel TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Pucuk untuk membekali para siswa baru dengan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.

Hari kedua MPLS Ramah 2026 diawali dengan kegiatan fisik dan pemantauan kesehatan yang ceria. Seluruh murid baru tampak kompak mengenakan pakaian olahraga untuk mengikuti agenda “Pertemuan Pagi Ceria” dan “Cek Denyut Jantung” bersama tim kesehatan dan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Setelah kondisi fisik siswa terpantau prima, acara inti beralih ke pembekalan materi Bela Negara. Mengingat aula lantai 2 sekolah saat ini sedang dalam proses renovasi, kegiatan yang biasanya dipusatkan di ruang pertemuan tersebut dialihkan ke Masjid Al-Ashr SMPN 1 Pucuk. Meski bertempat di tempat ibadah, suasana penyampaian materi berlangsung sangat khidmat, tertib, dan interaktif.

Penyajian materi Bela Negara kali ini dipimpin secara kolaboratif oleh dua personel andalan Koramil Kecamatan Pucuk, yaitu Pelda Mike Borgad dan Sertu Catur Prasetyo Utomo. Keduanya menyajikan materi secara bergantian dengan metode dialog interaktif yang segar, komunikatif, dan disesuaikan dengan psikologi anak usia SMP, sehingga jauh dari kesan menegangkan.

Dalam pemaparannya, Pelda Mike Borgad menjelaskan konsep dasar Bela Negara sebagai sikap, perilaku, dan tindakan warga negara yang dijiwai oleh kecintaan mendalam kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ia menekankan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, melainkan hak dan kewajiban konstitusional setiap warga negara, termasuk pelajar, sebagaimana diatur dalam Pasal 27 Ayat (3) dan Pasal 30 Ayat (1) UUD 1945.

Selanjutnya, Sertu Catur Prasetyo Utomo menguraikan lima nilai dasar Bela Negara yang wajib dipahami dan ditanamkan dalam keseharian para siswa baru kelas VII, antara lain:

  1. Cinta Tanah Air: Diwujudkan dengan mengenal serta mencintai budaya lokal, menjaga kelestarian lingkungan sekolah, serta bangga menggunakan produk-produk buatan dalam negeri.
  2. Sadar Berbangsa dan Bernegara: Ditunjukkan melalui sikap menghargai perbedaan suku, agama, dan ras antarteman, serta keaktifan dalam organisasi positif sekolah seperti OSIS maupun Pramuka.
  3. Setia pada Pancasila: Menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup sehari-hari, bergotong royong, serta rajin beribadah sesuai keyakinan masing-masing.
  4. Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara: Membiasakan diri membantu teman yang sedang mengalami kesulitan dan mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
  5. Kemampuan Awal Bela Negara: Senantiasa menjaga kesehatan jasmani dan rohani, memelihara kedisiplinan, pantang menyerah dalam belajar, serta gigih mengejar cita-cita demi mengharumkan nama bangsa.

Kedua pemateri menegaskan bahwa wujud nyata bela negara bagi seorang pelajar SMP tidak harus mengangkat senjata, melainkan melalui tindakan-tindakan positif yang konkret. Siswa diimbau untuk belajar dengan tekun, mematuhi tata tertib sekolah (seperti datang sebelum pukul 07.00 WIB), menghormati guru, dan menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, mereka diingatkan keras untuk tidak pernah terlibat dalam aksi tawuran, perundungan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba.

Sesuai dengan jadwal dalam rilis poster 267814.jpg, setelah pemaparan materi Bela Negara usai, para siswa baru melanjutkan aktivitas ke “Ruang Penjumpaan Murid Baru”, disusul materi “Siaga Bencana” untuk membekali siswa dengan kesiapsiagaan tanggap darurat, dan diakhiri dengan sesi “Refleksi dan Penutup”. Seluruh rangkaian kegiatan hari kedua ini ditutup dengan pelaksanaan Shalat Dzuhur berjamaah di masjid sekolah.

Melalui sinergi erat bersama Koramil Kecamatan Pucuk, SMPN 1 Pucuk berharap para siswa baru tidak hanya siap secara akademis, namun juga memiliki mentalitas tangguh, disiplin tinggi, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah air sejak hari pertama mereka menuntut ilmu di jenjang SMP.

Kontributor: M. Said