LAMONGAN lintasjatimnews – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Haflah Akhirussanah dan Perpisahan Peserta Didik PAUD Aisyiyah 3 Bedingin kecamata Sugio yang berlangsung dengan lancar dan khidmat. Acara tersebut dihadiri oleh para orang tua siswa, tamu undangan, guru, serta seluruh peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dalam sambutannya, Kepala PAUD Aisyiyah 3 Bedingin Sugio Umi Yati, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh wali murid dan tamu undangan yang telah hadir serta memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan sehingga acara perpisahan PAUD Aisyiyah 3 Bedingin ini dapat berjalan dengan lancar dan baik,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin apabila selama proses pendidikan maupun pelaksanaan acara terdapat tutur kata maupun perilaku yang kurang berkenan.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan baik dalam perkataan maupun perbuatan sejak awal hingga akhir acara ini,” ungkapnya.
Kepada para peserta didik, beliau menyampaikan pesan penuh kasih dan motivasi. Menurutnya, hari perpisahan bukanlah akhir dari sebuah hubungan, melainkan awal perjalanan baru dalam menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
“Hari ini adalah hari perpisahan ananda dengan bapak dan ibu guru di sekolah. Namun segala kenangan yang telah kita lalui bersama akan menjadi kenangan terindah yang tidak akan pernah kami lupakan.Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh selama belajar di PAUD Aisyiyah 3 Bedingin dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Beliau juga berharap seluruh lulusan kelak menjadi pribadi yang sukses dan membanggakan keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
“Gapailah terus mimpi dan cita-cita kalian. Jadilah anak-anak yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, serta menjadi kebanggaan kedua orang tua,” pesannya.
Lebih lanjut, para siswa diingatkan untuk memiliki semangat juang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Beliau mengibaratkan perjalanan meraih cita-cita seperti lari melewati rintangan yang membutuhkan keberanian dan ketekunan.
“Tegakkan disiplin diri. Jangan malas, jangan manja, dan jangan mudah bosan. Allah Swt tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang berusaha mengubahnya dengan ikhtiar, doa, dan tawakal,” tegasnya.
Selain itu, para siswa juga diingatkan agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghormati kedua orang tua.
“Ingatlah selalu kepada Allah Swt dan jangan pernah meninggalkan-Nya. Sayangi dan hormati orang tua kalian, karena ridha Allah ada pada ridha orang tua dan murka Allah ada pada murka orang tua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah secara simbolis menyerahkan kembali para peserta didik kepada orang tua masing-masing setelah menyelesaikan masa pendidikan di PAUD Aisyiyah 3.
“Kami serahkan kembali putra-putri bapak dan ibu. Selesai sudah tugas kami membimbing dan mendidik mereka selama berada di PAUD Aisyiyah 3. Kami berharap bapak dan ibu tetap mendampingi putra-putrinya dalam menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak akan menciptakan kenyamanan dan ketenangan dalam belajar sehingga mampu mendorong anak untuk terus berprestasi.
Menutup sambutannya, beliau kembali menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan berlangsung.
“Kami telah berusaha memberikan yang terbaik. Namun seperti pepatah mengatakan, tak ada gading yang tak retak. Kami mohon maaf apabila selama ini ada hal yang kurang berkenan di hati bapak ibu maupun anak-anak sekalian,” ujarnya.
Acara perpisahan berlangsung penuh kehangatan dan diakhiri dengan doa bersama serta harapan agar seluruh lulusan PAUD Aisyiyah 3 senantiasa mendapatkan kemudahan dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang gemilang.
“Selamat berjuang dan selamat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali pada masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.
Reporter Fathurrahim Syuhadi









