LAMONGAN lintasjatimnews.com – Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo datang secara langsung ke Lamongan untuk mengikuti panen raya padi. Panen raya padi ini dilaksanakan di Desa Sumberaji Kecamatan Sukodadi, Rabu (15/2/2023)
Kehadiran Mentan Syahrul Yasin Limpo memastikan jumlah produksi beras Lamongan sebagai lumbung padi Jatim dan nasional tetap terjaga. Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan meski terdapat warning bahaya tahun 2023 di bidang perekonomian ia yakin bersama petani Indonesia akan aman di tahun 2023.
Menurut Mentan Syahrul Yasin Limpo produktivitas tertinggi beras dalam 77 tahun, data kita sekitar 32 juta tahun 2022 yang 30 juta kita makan masih ada sisanya. Sekarang ini kita mulai panen, luas panen kita Januari sampai Maret adalah 3,48 juta berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik).
“Saya cek di Lamongan produksinya naik, makanya saya datang ke sini untuk memastikan petunjuk digital ini benar atau tidak, ternyata respon Pak Bupati sama dengan kita. Kalau begini insyaallah kita tidak perlu impor lah,” ungkap Gubernur Sulawesi Selatan 2008 – 2018.

Ditambahkan Gubernur Terbaik dan Terpilih pada Penghargaan Kepemimpinan Kepala Daerah “Leadership Award” oleh Menteri Dalam Negeri Tahun 2018 sebagaimana yang dilihatnya di Lamongan, semua panen berjalan sesuai dengan schedule yang ada, yang tentunya dengan dinamika, varian, dan waktunya.
Menurut menyandang gelar Doktor Universitas Hasanuddin 2008 lagi big panen raya akan terjadi diantara bulan Maret hingga April. Diperkirakan akan mampu menghasilkan kurang lebih 6 sampai dengan 7 juta ton beras di Indonesia.
“Insyaallah semua bekerja dengan lebih baik. Insyaallah stok sampai Ramadhan aman. Serapan penggilingan harus kita berikan eksistensi dan perhatian dari semua pihak, sehingga tentu saja kita mendapatkan kualitas ketersediaan beras yang cukup baik,” jelas penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Utama Bidang Pertanian oleh Presiden RI Tahun 2011
Sementara itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkan bahwa Lamongan optimis panen rayanya akan berjalan dengan baik. Hal tersebut dilihat dari tahun-tahun sebelumnya Lamongan tetap berhasil bertahan sebagai lumbung pangan Provinsi Jawa Timur maupun nasional.
“Tentu kehadiran Mentan Syahrul Yasin Limpo ini merupakan penghargaan tersendiri bagi masyarakat Lamongan bahwa ketersediaan pangan aman di tahun 2023,” pungkas penyandang gelar Doktor Universitas Brawijaya Malang ini
Reporter : Fathurrahim Syuhadi








