Resmi Dilantik, Saiful Anam Siap Bawa Dekopinda Banyuwangi Jadi Mitra Strategis Pemkab

Listen to this article

BANYUWANGI lintasjatimnews – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Banyuwangi menjadi tonggak sejarah baru kebangkitan gerakan ekonomi kerakyatan di ujung timur Pulau Jawa. Mengusung tema besar “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, puncak peringatan hari ini diwarnai dengan pengukuhan resmi jajaran Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2025–2030 bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (15/7/2026).

​Acara berlangsung dengan sangat khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi Suratno, Kepala DPMDes Banyuwangi Nanin Oktaviantie, Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono, serta ratusan pengurus koperasi utusan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.

​Prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan jajaran pengurus baru dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, H. Slamet Sutanto, S.E., M.M. Simbolisasi tongkat estafet kepemimpinan ditandai dengan penyerahan bendera pataka koperasi dari Ketua Dekopinwil Jatim kepada Ketua Dekopinda Banyuwangi terpilih, Saiful Anam, S.E.

​Dalam pidato sambutannya, Ketua Dekopinda Banyuwangi, Saiful Anam, S.E., menegaskan komitmen mulianya untuk memposisikan Dekopinda sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Sinergi ini ditujukan demi memperkokoh ekosistem koperasi di daerah sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

​”Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah. Bukan sekadar menjalankan program yang sudah ada, tetapi menghadirkan terobosan dan gagasan-gagasan baru yang mampu memperkuat peran koperasi dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Saiful Anam yang juga dikenal sebagai Ketua DPC PPP Banyuwangi tersebut.

​Menurut Saiful, setelah momentum pengukuhan ini, pihaknya akan segera merapatkan barisan bersama seluruh jajaran pengurus untuk merumuskan berbagai program kerja strategis yang dinamis dan disesuaikan dengan kebutuhan riil koperasi di Banyuwangi.

​Ia memaparkan bahwa Dekopinda memiliki tiga pilar fungsi utama yang harus dioptimalkan kembali, yaitu:

Edukasi: Meningkatkan kapasitas SDM pengurus dan anggota koperasi agar adaptif terhadap kemajuan zaman.

​Advokasi: Memberikan perlindungan serta solusi hukum dan kelembagaan bagi koperasi yang menghadapi hambatan operasional.

​Fasilitasi: Menjembatani koperasi dalam memperluas akses kemitraan, permodalan, pasar, dan pemanfaatan teknologi.

​”Kami ingin Dekopinda benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh koperasi di Banyuwangi. Apa pun persoalan yang dihadapi di lapangan, kami berharap Dekopinda dilibatkan secara aktif agar dapat memberikan pendampingan, solusi konkret, sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi itu sendiri,” tegasnya.

​Saiful juga secara terbuka mengakui tantangan besar yang dihadapinya, mengingat kepengurusan Dekopinda Banyuwangi sempat berada dalam kondisi vakum atau tidak aktif selama kurang lebih empat tahun terakhir. Masa kepengurusan baru ini menjadi babak krusial untuk menghidupkan kembali roh perjuangan Dekopinda sebagai wadah pemersatu gerakan koperasi di Banyuwangi.

​”Kami berkomitmen mengaktifkan kembali seluruh fungsi organisasi, menyambung kembali komunikasi yang sempat terputus, serta menghadirkan program-program nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh anggota koperasi maupun pelaku UMKM,” imbuhnya optimis.

​Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Banyuwangi ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi tripartit antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Reporter : Rio