JAKARTA lintasjatimnews – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Komjen Pol. (Purn.) Drs. H. Adang Daradjatun, melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) VI di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (18/7/26).
Kegiatan tersebut menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus sosialisasi berbagai isu strategis di bidang hukum, keamanan, dan pemberantasan narkotika.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua DPD PKS Jakarta Barat, Ust. H. Narmansyah, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada PKS. Ia menegaskan bahwa PKS akan terus hadir dan konsisten bersama masyarakat dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan rakyat.
Mewakili Pemerintah Kecamatan Taman Sari, Sekretaris Kecamatan Taman Sari, Mustika Berliantoro, menyampaikan bahwa kegiatan kundapil merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.
Dari unsur kepolisian, Kapolsubsektor Glodok IPDA Nanang mengingatkan bahwa tawuran antarkelompok warga masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Ia mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, serta menegaskan bahwa jajaran kepolisian selalu terbuka melayani masyarakat selama 24 jam.
Senada dengan itu, Babinsa Krukut Serma Agus mengajak masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keterlibatan orang tua dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah tawuran yang masih kerap terjadi di wilayah Taman Sari.
Dalam sesi penyuluhan bahaya narkotika, Ketua Aliansi Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN), Eddi Inhari, S.H., menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Ia mengingatkan bahwa anak akan mencontoh perilaku orang tua, sehingga pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, narkotika juga berdampak buruk terhadap kehidupan sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Dokter Ahli Muda BNNP DKI Jakarta, Dr. Roza Wahyuni, memberikan edukasi mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, mulai dari golongan stimulan hingga halusinogen, termasuk munculnya narkotika jenis baru seperti penyalahgunaan gas nitrous oxide (whippits/whip cream gas). Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika yang terus berkembang.
Dalam arahannya, Adang Daradjatun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada PKS serta menegaskan komitmen partainya untuk selalu hadir bersama rakyat.
Pada kesempatan tersebut, Adang memaparkan perkembangan sejumlah pembahasan legislasi di Komisi III DPR RI, khususnya terkait pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Menurutnya, pembaruan KUHAP merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan hak-hak masyarakat melalui prinsip due process of law, termasuk menjamin hak pendampingan hukum bagi setiap warga negara dalam proses peradilan.
Adang juga menjelaskan bahwa pendekatan restorative justice dalam KUHAP diharapkan mampu menghadirkan penegakan hukum yang lebih berkeadilan, khususnya dalam membedakan penanganan terhadap penyalahguna narkotika dengan pelaku kejahatan yang menjadi bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika.
Menurutnya, kebijakan tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi persoalan kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan tanpa mengurangi ketegasan negara dalam memberantas bandar narkoba.
Menutup pemaparannya, Adang mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam berpartisipasi pada setiap proses demokrasi.
“Pilihlah wakil rakyat yang benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan memperjuangkannya melalui tugas konstitusional di DPR. Kundapil merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada rakyat sekaligus sarana untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai dalam proses pengambilan kebijakan,” ujar Adang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Sekretaris Jenderal Gema Keadilan, Ratna Farida Daradjatun, yang memperkenalkan Gema Keadilan sebagai organisasi sayap kepemudaan Partai Keadilan Sejahtera yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, pengabdian, dan partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia mengajak anak-anak muda untuk tidak bersikap apatis terhadap politik, melainkan aktif mengambil peran dalam pembangunan bangsa melalui gagasan, karya, serta keterlibatan dalam berbagai aktivitas sosial dan kebijakan publik.
Kegiatan Kundapil VI berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait keamanan lingkungan, pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya penguatan perlindungan hukum bagi masyarakat.
Aspirasi tersebut menjadi masukan bagi Adang Daradjatun dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPR
Reporter : Bob Hasan









