LAMONGAN LintasJatimNews – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah pada Rabu (15/07/2026), SMP Negeri 1 Pucuk Lamongan kembali membuktikan komitmennya untuk mencetak generasi emas yang sehat, cerdas, dan bebas dari pengaruh buruk narkoba. Sekolah menggandeng langsung jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pucuk untuk menyajikan materi bahaya dan pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Hari ketiga MPLS di SMPN 1 Pucuk tetap diawali dengan suasana riang melalui agenda “Pertemuan Pagi Ceria”. Setelah para murid baru siap secara fisik dan mental, agenda inti dialihkan ke Masjid Al-Ashr SMPN 1 Pucuk. Mengingat aula lantai 2 sekolah masih dalam tahap renovasi, masjid sekolah yang megah ini disulap menjadi pusat edukasi yang nyaman, kondusif, dan sarat nilai keagamaan.
Edukasi Pencegahan NAPZA bersama Polsek Pucuk
Sosialisasi yang sangat krusial ini menghadirkan dua narasumber andalan dari Polsek Pucuk, yaitu AIPDA Suwito dan AIPDA Agus Wijaya. Keduanya menyajikan materi secara berkolaborasi dengan gaya penyampaian yang interaktif, komunikatif, dan diselingi kuis edukatif sehingga menarik antusiasme tinggi dari 202 murid baru kelas VII.
Dalam paparannya, AIPDA Suwito menjelaskan definisi NAPZA serta berbagai jenis narkotika yang kerap mengintai kelompok remaja. Beliau menekankan bahwa usia SMP adalah fase transisi yang rawan terhadap pengaruh lingkungan (peer pressure). Oleh karena itu, pemahaman dini mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, kerusakan sistem saraf otak, hingga masa depan mutlak diperlukan.
Sementara itu, AIPDA Agus Wijaya membagikan tips konkret bagi para siswa agar terhindar dari jerat barang haram tersebut. Langkah pencegahan yang ditekankan antara lain:
- Menolak dengan tegas jika ditawari zat mencurigakan oleh siapa pun
- Memilih lingkaran pertemanan yang positif dan saling mendukung.
- Menyalurkan energi muda ke dalam kegiatan produktif di sekolah, seperti OSIS, Pramuka, maupun ekstrakurikuler lainnya.
- Memperkuat kedekatan spiritual melalui ibadah dan komunikasi yang terbuka dengan orang tua di rumah.
- Monitoring dan Pembinaan Awal Tahun oleh Pengawas Pembina
Hari ketiga pelaksanaan MPLS Ramah di SMPN 1 Pucuk ini terasa kian istimewa dengan hadirnya Pengawas Pembina Dinas Pendidikan, Drs. Khojim, M.Pd. Kehadiran beliau bertujuan untuk melakukan monitoring langsung terhadap penyelenggaraan MPLS di lapangan guna memastikan seluruh proses berjalan ramah, aman, ceria, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying) maupun kekerasan.
Selain melakukan pemantauan aktivitas siswa baru, Drs. Khojim, M.Pd. juga memberikan pembinaan awal tahun pelajaran kepada kepala sekolah, dan para waka.
Dalam arahannya, beliau mengapresiasi inovasi sekolah yang berkolaborasi aktif dengan berbagai sektor eksternal, seperti Koramil dan Polsek, untuk memperkaya materi MPLS. Beliau berpesan agar iklim belajar yang inklusif, ramah, dan penuh kasih sayang ini terus dipertahankan sepanjang tahun ajaran baru 2026/2027 berlangsung.
Rangkaian hari ketiga MPLS Ramah ini ditutup dengan khidmat melalui sesi refleksi bersama wali kelas, dan diakhiri dengan pelaksanaan Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Al-Ashr SMPN 1 Pucuk. Melalui sinergi erat bersama aparat penegak hukum dan pengawasan dinas pendidikan, siswa baru SMPN 1 Pucuk tidak hanya siap berprestasi, tetapi juga dibentengi secara kuat dari ancaman NAPZA sejak dini.
Kontributor: M. Said









