Babinsa Koramil 0801/03 Arjosari Sigap Bantu Korban Bencana Dinding Rumah Tertimbun Longsor

Listen to this article

PACITAN lintasjatimnews – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kecamatan Arjosari sejak Jumat(20/2) sore hingga malam, menyebabkan bencana alam tanah longsor yang mengakibatkan Dinding Rumah sebelah kanan dan dinding kamar milik Bapak Sutrisno tertimbun longsor, yang ber alamat RT 005 RW 004, Dusun Pathuk, Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Babinsa yang menerima laporan warga, Sertu Mariyanto segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibma, bersama aparat desa dan warga setempat untuk meninjau mendatangi lokasi tempat bencana tersebut,

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Namun untuk kerugian materiil masih di hitung jumlahnya, semoga korban tetap sabar dan ikhlas, kami akan barusaha membantu meringankan beban korban, “ujar Babinsa.

Kemudian mereka esok paginya pada Sabtu (21/2/2026) pagi, langsung menggelar gotong royong membersihkan material bangunan dinding yang tertimbun longsor tersebut.

“Kami bersama aparat terkait langsung turun ke lapangan. Penanganan cepat penting dilakukan agar warga terdampak merasa terbantu. Harapan kami, rumah Bapak Sutrisno dapat segera direnovasi sehingga kembali layak ditempati,” tambah babinsa.

Selain penanganan darurat, Babinsa dan pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada menghadapi musim penghujan yang rawan disertai angin kencang. Warga diminta rutin memeriksa kondisi rumah, terutama bagian atap dan bangunan yang sudah rapuh.

“Kesiapsiagaan bersama adalah kunci dalam menghadapi bencana. Dengan kepedulian sosial dan kebersamaan, kita bisa saling melindungi dan meminimalisasi dampak kerugian,” tegas Babinsa.

Sementara itu pemerintah Desa Gegeran juga bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan juga bahan makanan lainnya.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Pemdes berupaya hadir untuk meringankan beban keluarga terdampak. Dengan semangat gotong royong, kami berharap rumah Bapak Sutrisno bisa segera diperbaiki dan kembali digunakan,” ungkap salah satu perangkat Desa Gegeran.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan perlunya meningkatkan solidaritas dan kewaspadaan di tengah potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

Reporter: krisna