MADIUN lintasjatimnews – Stadion Wilis, Kota Madiun, menjadi panggung persaingan talenta muda sepak bola dalam Turnamen Dandim Cup I Kota Madiun Grassroots Indonesia Road to Pakansari Bogor Kelompok Umur (KU) 12, Minggu (11/10/2026). Dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 TNI tersebut, Kafac Kediri berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul MSA Magetan di posisi kedua.
Turnamen yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 16.10 WIB itu diikuti tim-tim sepak bola usia dini yang berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengasah keterampilan, membangun mental bertanding, dan menambah pengalaman di lapangan.
Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan ke Stadion Wilis, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Sebelum pertandingan dimulai, panitia melaksanakan pemeriksaan atau screening peserta pada pukul 07.00 WIB guna memastikan kesiapan tim yang mengikuti turnamen.
Persaingan berlangsung hingga sore hari. Setelah seluruh pertandingan selesai, Kafac Kediri menempati posisi juara pertama, sedangkan MSA Magetan meraih juara kedua. Penghargaan kepada para pemenang diserahkan oleh Dan Unit Intel Kodim 0803/Madiun, Letda Inf Rokhani.
Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra, selaku penanggung jawab kegiatan, menempatkan turnamen ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus upaya mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Melalui kompetisi sepak bola usia dini, diharapkan tumbuh semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah di kalangan pemain muda. Turnamen semacam ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi serta memperoleh pengalaman bertanding yang bermanfaat bagi perjalanan mereka di dunia sepak bola.
Kegiatan penutupan dihadiri Dan Unit Intel Kodim 0803/Madiun Letda Inf Rokhani, Pjs. Danramil 0803-15/Kartoharjo Letda Inf Supraptono, anggota Kodim 0803/Madiun, panitia turnamen, para peserta, serta masyarakat Kota Madiun. Secara keseluruhan, kegiatan yang diikuti sekitar 350 orang tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai pada pukul 16.55 WIB.
Berakhirnya Dandim Cup I Kota Madiun tidak hanya menandai lahirnya para juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan sepak bola usia dini. Semangat dan pengalaman yang diperoleh para pemain di Stadion Wilis diharapkan menjadi bekal untuk terus berlatih, berkembang, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
(Andik)









