Harlah ke-97 LP Ma’arif NU, Ali Nurdin : Terus Mengabdi Membangun Pendidikan Berkarakter

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Ketua Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC LP Ma’arif NU) Lamongan, Drs. H. Ali Nurdin, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) ke-97 LP Ma’arif NU. Momentum 97 tahun perjalanan LP Ma’arif NU menjadi refleksi panjang pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun karakter generasi.

Harlah ke-97 LP Ma’arif NU diperingati pada 19 September 2026 dengan semangat “Menginspirasi Negeri, Membangun Peradaban.” Tema tersebut menjadi bagian dari ikhtiar LP Ma’arif NU untuk terus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan sekaligus menghadirkan generasi yang berilmu dan berkarakter.

“Selamat Hari Lahir ke-97 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Sembilan puluh tujuh tahun merupakan perjalanan panjang dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter generasi, dan menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Ali Nurdin.

Menurutnya, perjalanan panjang LP Ma’arif NU bukan hanya soal usia organisasi, tetapi juga tentang konsistensi pengabdian para pendidik dan seluruh warga pendidikan dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Ali Nurdin berharap LP Ma’arif NU senantiasa istiqamah dalam menjalankan amanah pendidikan, terus melakukan inovasi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan zaman.

“Semoga LP Ma’arif NU senantiasa istiqamah dalam mengabdi, terus berinovasi dalam pendidikan, serta melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

LP Ma’arif NU PCNU Lamongan sendiri menempatkan peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter Aswaja An-Nahdliyah, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta pengembangan inovasi pembelajaran sebagai bagian dari arah pengembangan lembaga.

Momentum Harlah ke-97 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara pengurus, kepala sekolah dan madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

Ali Nurdin menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, penguatan lembaga pendidikan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan sarana dan manajemen, tetapi juga harus diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembentukan karakter peserta didik.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki iman, akhlak, karakter, dan kepedulian sosial. Inilah bagian penting dari pengabdian pendidikan Ma’arif,” katanya.

Di Lamongan, rangkaian momentum Harlah ke-97 juga beriringan dengan kegiatan pendidikan dan Hari Santri Nasional 2026. Pada 19 September 2026, LP Ma’arif NU Lamongan menggelar Jelajah Santri 3 yang diikuti sekitar 1.200 peserta dari 15 MWCNU Ma’arif, kemudian dilanjutkan pelantikan 60 kepala sekolah/madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Lamongan.

Ali Nurdin berharap usia ke-97 menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat pengabdian.

“Selamat Harlah ke-97 LP Ma’arif NU. Semoga semakin maju, semakin berkualitas, semakin inovatif, dan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat. Mari terus menginspirasi negeri dan membangun peradaban melalui pendidikan,” pungkasnya.

Reporter : Fathurrahim Syuhadi