NGAWI lintajatimnews – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, terhadap bahaya perundungan atau bullying terus dilakukan. Babinsa Koramil Kendal, Kodim 0805/Ngawi, Serda Hadi Susilo, memberikan sosialisasi tentang bahaya bullying kepada siswa-siswi SDN Ploso 1, Desa Ploso, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Sabtu ( 19/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para siswa dan sejumlah pihak terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kendal, Kepala Puskesmas (PKM) Kendal, Kapolsek Kendal, serta para guru se-Kecamatan Kendal.
Dalam sosialisasinya, Serda Hadi Susilo menyampaikan bahwa pemahaman mengenai bahaya bullying sangat penting diberikan sejak dini. Menurutnya, perundungan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi mental dan psikologis anak.
“Hal ini sangat penting agar semua pihak, baik orang tua maupun masyarakat, dapat mengerti dan memahami bahaya bullying. Perundungan dapat merusak mental dan jiwa anak,” ujar Serda Hadi.
Ia mengajak para siswa untuk saling menghormati, menjaga pertemanan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merendahkan teman. Jika menemukan adanya tindakan bullying, siswa juga diimbau untuk segera melaporkannya kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya.
Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan kepedulian bersama. Lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan mendapat perhatian dari para peserta. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, kesadaran mengenai bahaya bullying semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan.
(pudianto)









