SURABAYA lintasjatimnews – Ribuan peserta mengikuti SAIM Nature Run 2026 di Kota Surabaya pada Minggu (30/8), pagi. Rutenya mulai dari Surabaya Plaza menuju ke barat melewati Tunjungan dan Siola. Dilanjutkan ke arah Museum Pendidikan, Grand City, Monkasel, dan finish di Surabaya Plaza.
Kegiatan yang menghadirkan kategori Individual 5K, Family of 2, dan Family of 3 tersebut menjadi berbeda karena seluruh rangkaian acara melibatkan siswa SMA SAIM sebagai penggerak utama.
SAIM Nature Run 2026 digagas dan diselenggarakan oleh OSIS SAIM Secondary. Para siswa tidak hanya bertugas pada saat acara berlangsung, tetapi terlibat sejak tahap perencanaan. Mulai menyusun konsep, membuat konten dan promosi, mencari sponsor, mendesain jersey, menyiapkan race pack, hingga berkoordinasi dengan berbagai pihak dilakukan oleh tim siswa.
Ketua panitia, Naila Tsabita Tamimy, siswa kelas 12, memimpin tim dalam menjalankan keseluruhan proses tersebut. Dalam pelaksanaannya, tim OSIS mendapat pendampingan langsung dari Direktur Pendidikan SAIM Aziz Badiansyah, M.MPd., yang mengawal, membimbing, dan mengarahkan siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan.
“Bagi kami, ini bukan hanya tentang membuat sebuah acara. Kami belajar bagaimana merencanakan sesuatu, bekerja sama dengan banyak pihak, menghadapi masalah, dan memastikan apa yang sudah dirancang bisa terlaksana,” ujar Naila.
Konsep tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan SAIM. Siswa diberi ruang untuk mengambil peran dan bertanggung jawab terhadap sebuah proyek nyata. Kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, hingga problem solving berkembang melalui proses tersebut.
Pelaksanaan SAIM Nature Run 2026 diawali dengan flag-off oleh Ketua Badan Pembina Yayasan Insan Mulia, Dr. M. Sulthon Amien, M.M. Setelah bendera dikibarkan, peserta dari berbagai kategori mulai bergerak menyusuri lintasan yang telah disiapkan.
Bagi SAIM, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Siswa tidak hanya belajar tentang bagaimana sebuah event diselenggarakan, tetapi mengalami sendiri proses merancang, mengelola, dan mempertanggungjawabkan sebuah kegiatan.
SAIM Nature Run 2026 akhirnya bukan sekadar tentang berlari. “Di balik setiap langkah peserta, ada perjalanan panjang para siswa yang belajar memimpin, bekerja bersama, mengambil keputusan, dan mengubah sebuah ide menjadi kenyataan,” ujar Aziz Badiansyah.
(ono)









