Kepedulian Babinsa Koramil 0801/07 Ngadirojo, Wujudkan Pembinaan Teritorial Melalui Khitan Massal

Listen to this article

PACITAN lintasjatimnews – Kepedulian TNI terhadap masyarakat terus di wujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen. Salah satunya kegiatan Khitan Massal anak yatim dan duafa Komunitas Sedekah Kita (KSK), bertempat di balai desa Tanjung puro, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Sabtu (18/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut di hadiri Camat Ngadirojo di wakili Kasi Pemeritanhan Wira, Serda Agus Suweno mewakili Danramil, Kapolsek Ngadirojo diwakili Aiptu Sudaryono, Kepala Desa Tanjungpuro Tukiyadi, Ketua (KSK) Komunitas Sedekah Kita Ibu Ita, Ketua Panitia Hasto Sujarwo, Rombongan pesunat dari Rumah Luka Pacitan 11 orang, Peserta khitan massal 20 anak, serta orang tua dan undangan ± 40 orang.

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan ketua panitia dilanjutkan sambutan Dokter dari Rumah Luka Pacitan, Sambutan Camat Ngadirojo atau yang mewakili, Pembacaan Doa dan masuk ke acara inti yaitu pelaksanaan Khitan massal.

Pada kesempatan tersebut Babinsa Koramil 0801/07 Ngadirojo Serda Agus Suwebi mengatakan bahwa dalam acara khitan massal bagi anak yatim dan duafa tersebut merupakan bentuk pembinaan teritorial serta wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah binaannya.

“Selain menjaga keamanan dan ketertiban agar acara berjalan lancar, kami hadir untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak peserta khitan,”ungkapnya.

Babinsa Agus juga menambahkan dengan pelaksanaan acara ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat menengah ke bawah, karena dapat meringankan beban biaya keluarga yang kurang mampu dalam menjalankan salah satu syariat dan anjuran agama.

“Anak-anak yang telah dikhitan juga sangat senang karena mereka menerima pemberian santunan dan bingkisan paket bantuan seperti obat-obatan, uang saku, kain sarung, tas sekolah, serta perlengkapan ibadah,”tambahnya.

Program ini juga selaras dengan sinergi antara TNI melalui para babinsa di wilayah teritorial, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.

(Krisna)