Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan: LPB V 2026 Momentum Pandu Pengenal Menunjukkan Prestasi dan Karakter Kepemimpinan

Listen to this article

YOGYAKARTA lintasjatimnews – Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan (HW), Aman Suyadi mengajak seluruh peserta Lomba Pengenal Berprestasi (LPB) V Tahun 2026 untuk menjadikan ajang tersebut sebagai momentum membuktikan bahwa Pandu Pengenal Hizbul Wathan memiliki potensi, kemampuan, serta daya saing dalam meraih berbagai prestasi, Sabtu (27/6/2026)

Dalam pesan yang disampaikan kepada seluruh peserta, Aman Suyati menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan motivasi agar setiap pandu mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan perlombaan sebagai sarana pembentukan karakter.

“Saya mengucapkan selamat mengikuti LPB V Tahun 2026. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Pandu Pengenal Hizbul Wathan memiliki potensi yang besar dan mampu berprestasi di berbagai bidang. Jadikan setiap perlombaan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Aman Suyadi.

Menurutnya, LPB bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi merupakan bagian dari proses pendidikan kepanduan yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Ia menegaskan bahwa kemenangan dalam sebuah kompetisi memang menjadi target yang membanggakan, namun nilai yang lebih penting adalah pengalaman, persaudaraan, dan karakter yang dibangun selama proses mengikuti kegiatan.

“Selamat berkompetisi untuk meraih prestasi, selamat berjuang untuk meraih kemenangan. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan menunjukkan akhlak yang baik sebagai Pandu Hizbul Wathan. Prestasi akan menjadi lebih bermakna apabila diraih dengan kejujuran, disiplin, dan kerja keras,” katanya.

Aman Suyadi juga mengingatkan bahwa semangat kepanduan harus tercermin dalam setiap langkah peserta. Melalui latihan, perlombaan, dan kebersamaan, para pandu diharapkan mampu memperkuat solidaritas sekaligus membangun jejaring persaudaraan yang akan terus terjalin hingga masa depan.

“Melangkah tegap membangun persaudaraan merupakan semangat yang harus terus kita hidupkan. Hizbul Wathan mengajarkan bahwa setiap kader adalah saudara yang saling menguatkan, saling menginspirasi, dan bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan Indonesia di masa depan membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai perubahan.

Karena itu, menurut Aman Suyadi, kegiatan seperti LPB V menjadi salah satu media strategis dalam mempersiapkan kader-kader terbaik Muhammadiyah dan bangsa. Melalui berbagai materi dan perlombaan, peserta ditempa untuk menjadi pribadi yang berani mengambil keputusan, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu memimpin diri sendiri maupun orang lain.

“Persiapkan diri menjadi pemimpin berkarakter untuk masa depan Indonesia. Bangsa ini membutuhkan generasi yang memiliki akhlak mulia, wawasan luas, semangat kebangsaan, dan komitmen untuk mengabdi. Saya yakin Pandu Pengenal Hizbul Wathan mampu menjawab tantangan tersebut,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Aman Suyadi mengajak seluruh peserta LPB V Tahun 2026 untuk menjaga nama baik Hizbul Wathan dan Muhammadiyah selama mengikuti kegiatan. Ia berharap seluruh rangkaian lomba berlangsung dengan lancar, penuh semangat persaudaraan, serta melahirkan kader-kader terbaik yang kelak menjadi pemimpin berkarakter bagi Indonesia.

“Selamat berjuang, selamat meraih prestasi, dan teruslah menjadi teladan dalam setiap langkah pengabdian,” pungkasnya.

Penulis Fathurrahim Syuhadi