SRAGEN lintasjatimnews – Semangat, disiplin, dan rasa cinta tanah air terpancar dari raut wajah para siswa ketarunaan SMK Binawiyata saat mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang diberikan oleh Babinsa Desa Guworejo Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen Serma Sumartana.(19/6/26).
Bertempat di lapangan sekolah, kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Dengan tegas namun tetap humanis, Serma Sumartana membimbing para siswa dalam setiap gerakan PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga gerakan berpindah tempat. Tidak hanya melatih kekompakan fisik, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan para siswa.
Di sela-sela pelatihan, Serma Sumartana memberikan materi Wawasan Kebangsaan yang berisi pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati keberagaman, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi penerus Indonesia.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Melalui PBB dan Wasbang, kami berharap para siswa memiliki karakter yang kuat, disiplin, berjiwa nasionalis, serta siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkap Serma Sumartana.
Suasana pelatihan semakin hidup ketika para siswa diajak berdiskusi mengenai peran pemuda dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Dengan pendekatan yang komunikatif, materi yang disampaikan mudah dipahami dan mendapat respons positif dari para peserta.
Bpk. Arifin, Spd selaku Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang telah memberikan bekal penting bagi para siswa. Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan untuk membentuk mental, etika, dan kedisiplinan peserta didik, khususnya siswa ketarunaan yang dipersiapkan menjadi generasi unggul dan berkarakter.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
(Agus Kemplu)









