Ketua Kwarwil HW Jatim Buka Latihan Perdana dan Penerimaan Tamu Penghela SMA Muhammadiyah 1 Babat

Listen to this article

LAMONGAN lintajatimnews – Ketua Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (Kwarwil HW) Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, membuka latihan perdana Giat Hizbul Wathan sekaligus penerimaan Tamu Penghela SMA Muhammadiyah 1 Babat Lamongan, Jumat siang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMA Muhammadiyah 1 Babat dan diikuti peserta didik siswa baru kelas X.

Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat Agus Al Chusairi, M.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah, serta Pembina Hizbul Wathan Aminulloh Fatkhur Roziqi, S.Pd

Dalam sambutannya, Fathurrahim Syuhadi memberikan apresiasi kepada Qobilah SMA Muhammadiyah 1 Babat, yang akrab disebut Qobilah SMA Muhiba, mengingat selama ini telah memberikan kontribusi yang besar dalam kepanduan Hizbul Wathan di Jawa Timur. Kemudian pada tahun pelajaran 2026/2027 kembali memulai latihan Hizbul Wathan bagi siswa baru kelas X.

Menurut Fathurrahim, kegiatan Hizbul Wathan bukan sekadar aktivitas kepanduan, tetapi merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.

Ia berpesan kepada seluruh peserta didik baru agar mengikuti latihan yang dilaksanakan setiap Jumat siang dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan.

“Rajin dan disiplin mengikuti latihan. Hizbul Wathan bukan hanya kegiatan kepanduan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Karakter inilah yang sangat penting bagi remaja sebagai calon pemimpin masa depan,” pesannya.

Fathurrahim menekankan bahwa masa remaja merupakan fase penting untuk membangun kebiasaan positif. Melalui latihan yang teratur, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, disiplin, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Pesan khusus juga disampaikan kepada Dewan Amalia dan Dewan Kerabat. Fathurrahim meminta para senior tersebut tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan bagi adik-adik kelas X.

“Dalam membimbing dan membina adik-adiknya, hendaknya senantiasa penuh kedisiplinan dan memberikan contoh yang baik. Berikan pertolongan kepada mereka yang mengalami kesulitan,” pesannya.

Menurutnya, proses kaderisasi akan berjalan baik apabila senior mampu membangun hubungan yang positif dengan anggota baru. Keteladanan, kepedulian, kesabaran, dan kemauan membantu menjadi bagian penting dalam membentuk kader Hizbul Wathan.

Sementara kepada para pembina dan pelatih Qobilah, Fathurrahim berpesan agar senantiasa sabar dan ikhlas dalam mendampingi peserta didik.

“Segala kesulitan hendaknya bisa diselesaikan dengan bijaksana. Lanjutkan program-program yang selama ini telah berjalan dengan bagus dan digemari anak-anak,” ujarnya.

Ia berharap latihan Hizbul Wathan di SMA Muhammadiyah 1 Babat terus berkembang dan menjadi ruang pembinaan karakter yang menyenangkan bagi para peserta didik.

Setelah menyampaikan sambutan dan pesan pembinaan, Fathurrahim Syuhadi kemudian secara resmi membuka latihan perdana sekaligus penerimaan Tamu Penghela menjadi bagian dari anggota Penghela SMA Muhammadiyah 1 Babat.

Pembukaan ditandai dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” oleh Fathurrahim Syuhadi, yang kemudian disambut antusias para peserta.

Suasana semakin semarak dengan tepuk HW dan yel-yel Hizbul Wathan yang menggema di halaman sekolah.

Kegiatan perdana tersebut menjadi momentum awal bagi peserta didik kelas X untuk mengenal lebih dekat Hizbul Wathan sekaligus memulai proses pembinaan sebagai kader yang diharapkan memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, berakhlak, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Qobilah SMA Muhiba, latihan perdana ini bukan sekadar dimulainya kegiatan rutin, tetapi juga menjadi awal perjalanan kaderisasi untuk menyiapkan generasi muda Muhammadiyah yang tangguh dan berkemajuan.

( Redaksi )