Telkom University Surabaya Edukasi Energi Surya di Hamas School: Siswa Belajar Teknologi Ramah Lingkungan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Telkom University Kampus Surabaya menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Hamas School (SMP Muhammadiyah 13) melalui program pelatihan dan penerapan sistem pembangkit tenaga surya bagi guru dan siswa, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu ruangan Science Center Hamas School tersebut menjadi sarana edukasi teknologi energi terbarukan bagi warga sekolah sekaligus bentuk kolaborasi perguruan tinggi dengan sekolah Muhammadiyah dalam pengembangan pembelajaran berbasis sains dan lingkungan.

Program ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat skema Teknologi Tepat Guna (TTG) periode 1 tahun 2026 dengan nomor PKS: 0254/ABD07/PPM-JPM/2026.

Tim pelaksana terdiri atas dosen dan mahasiswa lintas program studi dari Telkom University Kampus Surabaya, yakni Dr. Chaironi Latif, Dr. Isa Hafidz, Hendy Briantoro bersama mahasiswa pendamping Naufal Asyam Alif Musthafa, Faza Auliya Ma’ruf, Leila Nuraini, dan Muh. Taufiq Nur Hidayat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai energi terbarukan, pengenalan panel surya, serta praktik langsung penggunaan sistem pembangkit tenaga surya. Antusiasme siswa terlihat saat mencoba perangkat energi surya dan berdiskusi mengenai pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Hamas School (SMP Muhammadiyah 13), Nurul Wakhidatul Ummah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat bagi guru maupun siswa.

“Melalui kegiatan ini siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami penerapan teknologi energi surya secara langsung. Ini menjadi bagian penting dalam membangun wawasan teknologi dan kepedulian lingkungan sejak dini,” tuturnya.

Selain pelatihan, tim dari Telkom University Kampus Surabaya juga menyerahkan hibah alat pembelajaran sistem pembangkit tenaga surya kepada sekolah sebagai media praktik pembelajaran di Science Center Hamas School.

Menurut pihak kampus, pengenalan energi bersih di lingkungan sekolah penting dilakukan untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama antara tim dosen, mahasiswa, guru, serta siswa peserta pelatihan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan teknologi lainnya.

Reporter: Alfain Jalaluddin Ramadlan