Shopping Ide MPM PDM Lamongan dengan MPM PCM Pantura, Lahirkan Jalamu

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menggelar Silaturrahim dan Shopping Ide Bersama MPM Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Paciran dan Brondong atau PCM Pantura.

Kegiatan Silaturrahim dan Shopping Ide digelar di room meeting Lantai II Aola Kandangsemangkon Paciran Lamongan, Jumat (8/9/2023). Hadir dalam acara tersebut Ketua MPM PDM Lamongan (Shobikin Amin, Sos.), Wakil Ketua PCM Paciran, Ketua, sekretaris, serta anggota MPM PCM Pantura.

Acara dipandu sekretaris MPM PCM Paciran (Khoirul Huda, S.Kom.) dengan memberikan sambutan iftitah (pembuka) kepada Ali Efendi, MPd (Wakil Ketua PCM Paciran membidangi MPM). Dilanjutkan paparan ide dari Ketua MPM PDM Lamongan yang menyampaikan program berbasis kerakyatan.

Shobikin Amin, Sos., menjelaskan, “Harus ada reorientasi gerakan Muhammadiyah dalam konsep dan kegiatan yang lebih kongkrit. Kegiatan yang bersifat elitis dikurangi dan kegiatan yg merakyat ditambah, seperti; kegiatan di lapangan yang berdebu dan kadang berlumpur. Jadi aktivitas akar rumput menjadi prioritas program MPM,” jelasnya.

“MPM hadir sebagai solusi minimnya kegiatan organisasi yang dekat dengan masyarakat akar rumput. MPM harus bisa menjadi fasilitator dan memberi akses pada warga agar berdaya, serta semakin berdaya. Untuk maksimalisasi harus ada kolaborasi aksi semua kekuatan organisasi agar berdaya bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua MPM PCM Paciran, Nukman Suhadi, S.Psi., merefleksi hasil diskusi, “Muhammadiyah harus bisa membasis di akar rumput, agar persyarikatan benar-benar mampu menjadi gerakan yang mencerahkan di tempat manapun berada,” ujar direktur Van Der Vick Center.

“Kehadiran Muhammadiyah mestinya bisa dirasakan manfaatannya bagi warga persyarikatan sehigga warga sadar akan semakin membutuhkan, karena Muhammadiyah akan memberikan pilihan alternatif dan solusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya.

Sesuai dengan agenda silaturrahim akan diisi dengan Shopping Ide, masing-masing peserta rapat menyampaikan gagasan pemberdayaan berbasis masyarakat pesisir. Maka ide dan gagasan mengerucut pada pembentukan wadah (organisasi) bagi nelayan Muhammadiyah di Pantura Lamongan.

Maka forum silaturrahim menyepakati wadah bagi nelayan bernama: Jama’ah Nelayan Muhammadiyah (JALAMU) Lamongan. Tugas selanjutnya menyiapkan PCM Paciran dan Brondong mencari nama-nama yang siap dan berkompenten untuk diakomodir dalam kepengurusan JALAMU selama satu periode (dua tahun).

Hasil diskusi SDM yang disiapkan dari dua PCM yang berada di Pantura Lamongan, yaitu; Paciran dan Brondong adalah warga Muhammadiyah yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan pemberdayaan warga nelayan adalah sebagai berikut:

Perwakilan pengurus JALAMU dari PCM Brondong berasal dari desa/kelurahan; Brondong, Sedayu lawas, Labuhan, dan Loghong. Sedangkan dari PCM Paciran meliputi desa/kelurahan; Blimbing, Kandangsemangkon, Paciran, Kranji, Banjarwati, dan Weru komplek (Paloh, Weru, Sidokumpul, Warulor).

Reporter: Efendy