SURABAYA lintasjatimnews – Masih dalam suasana hari pahlawan 10 November, warga Tenggilis Mejoyo kembali mengadakan acara Yasin Tahlil yang dilaksanakan rutin setiap hari Kamis malam Jum’at.
Acara rutinan Yasin Tahlil kali ini dilaksanakan di kediaman Mulyono, warga Jl. Kendangsari XII No.23, Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Pukul 19:00 sampai selesai (10/11/2022).
Dalam kegiatan rutinan kali ini dihadiri lebih dari 300 orang dan menghadirkan seorang penceramah KH Mas Abdul Hamid Sya’roni selaku pengasuh Ponpes Bureng yang juga cicit dari KH. Ahmad Marzuki, Pendiri Ponpes Bureng.
Materi ceramah tentang “Islam yang Jawa” atau “Jawa yang Islam” dengan kehadiran para penggiat kebudayaan Punokawan Reborn dari N1R (Nusantara Satu Rasa), menambah warna suasana dalam pengajian tersebut.
“Kami ingin menyatukan ajaran agama Islam dalam kebudayaan Jawa yang mulai terkikis oleh jaman,” jelas Kang Hendy selaku pimpinan N1R.
Kyai Hamid mengatakan bahwa, kita hidup di tanah Jawa tak luput dari tradisi orang Jawa, yang sebenarnya bisa hidup berdampingan dalam tali persatuan keanekaragaman budaya.
Didalam pengajian tak luput tampilan dari Paguyuban Mocopat Kolam Selokambang pimpinan Bopo Jumadi dari Ds.Cangkir, Kec.Ndriyorejo, Gresik.
“Alhamdulilah, kita bisa selaras dalam memberikan suguhan hiburan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup saling toleransi dan rukun berdampingan dengan Kebhinekaan,” tegas Hendy.
Reporter (CakBAS)









