LAMONGAN Lintasjatimnews – Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Maduran Lamongan dalam rangka menyambut hadirnya hari raya Idul Adha 1443 H, mengadakan pelatihan management qurban dan sembelihan halal bersama tim Juleha Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Mujahidin pada hari Ahad, 05/06/2022.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai setelah jamaah shalat Maghrib hingga menjelang jam sembilan malam ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari jamaah ranting Muhammadiyah se-Cabang Maduran.
Ketua PRPM Maduran Yunus Prasetia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia menginginkan agar jamaah ranting Muhammadiyah Maduran serta ranting-ranting lainnya se-Cabang Maduran memahami tata cara penyembelihan hewan Qurban secara syar’i, mudah, dan ihsan.
“Kami menginginkan agar jamaah ranting Maduran serta ranting lainnya mengerti cara penyembelihan hewan qurban secara syar’i, mudah, dan ihsan”, demikian ucap Yunus.
Sebagai koordinator pelaksana kegiatan, dia juga menuturkan tujuan lain diadakannya acara pelatihan managemen Qurban dan sembelihan halal ini adalah untuk mengenalkan Juleha atau Juru Sembelih Halal kepada masyarakat Muhammadiyah se-Cabang Maduran.
“Harapan kami Juleha Lamongan lebih dikenal lagi di masyarakat, khususnya di Muhammadiyah Ranting Maduran Cabang Maduran ini”.
Mengakhiri sambutannya, Yunus menyampaikan ucapan terima kasih serta permohonan maaf kepada seluruh jamaah yang hadir serta tim Juleha. “Kami mewakili panitia pelaksana kegiatan malam ini berterimakasih kepada para hadirin serta mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan ada kekurangan di sana-sini, karena itulah kelemahan kami”.
Hasan Asrofi, pemateri dari tim Juleha Lamongan menjelaskan jika di tengah masyarakat kita masih banyak kejadian yang kadang memprihatinkan, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan teknik penyembelihan yang dimiliki oleh seorang penyembelih (modin).
“Mestinya kejadian-kejadian seperti itu tidak terjadi apabila seorang juru sembelih memahami tehnik yang tepat dalam memperlakukan hewan sembelihan”, lanjutnya.
“Semoga setelah pelatihan ini seorang juru sembelih serta panitia pelaksana penyembelihan hewan Qurban dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dengan baik di masyarakat”, lanjutnya.
Dia juga menjelaskan bahwa kehadiran Juleha adalah untuk semua masyarakat tanpa melihat latar belakang organisasi. “Semoga masyarakat semakin faham tentang sembelihan halal”, demikian pungkasnya.
Khoirul hakim, salah satu peserta pelatihan menyampaikan kesannya selama mengikuti kegitan dari awal hingga akhir, dia merasa sangat antusias dalam mengikuti acara ini. “Menarik sekali pelatihan kali ini, saya merasa sangat antusias apalagi ketika tim menunjukkan beberapa video tentang proses penyembelihan secara syar’i dan ihsan, set-set, luarbiasa”, demikian dia mengisahkan.
Reporter: Winarto









