SURABAYA lintasjatimnews – Massa Brigade Gusdurian dan Pemuda Surabaya yang tergabung dalam Gabungan Arek Surabaya (GAS) dan Brigade Gus Dur turun jalan, Senin (06/06/2022).
Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jatim untuk menolak faham khilafah, di bumi nusantara.
Ketua Patriot Garuda Nusantara (PGN) Makoda Surabaya Ahmad Saifudin Basuki atau Cak Bas menyampaikan, aksi sebagai bentuk protes terhadap ancaman, karena muncul faham khilafah.
“Kami menolak faham ideologinya, bukan menolak orangnya. Sebab faham khilafah jelas membahayakan idiologi pancasila,” terang Cak Bas.
Cak Bas, sangat menegaskan. pihaknya sebagai elemen anak bangsa tidak menolak orangnya, akan tetapi menolak materi ceramah yang menentang azas Pancasila.
Ketua Barigade Gus Dur, Ahmad Rizal menegaskan, aksi akan kembali digelar dengan jumlah massa yang lebih besar lagi. massa aksi juga akan melakukan penolakan faham khilafah, di kota lainnya di Jawa Timur. “Kami akan serentak menolak faham yang memecah belah NKRI,” ungkap Ahmad Rizal.
Ahmad Rizal juga menyebutkan, kelompok ini sengaja memunculkan dan memantik kegaduhan dengan mengatasnamakan agama. aktifis Nahdhiyin ini menyampaikan, aksi ini digelar di depan gedung DPRD Jawa Timur sengaja dilakukan, agar aspirasi mereka disampaikan melalui sidang paripurna DPR RI.
“Protes keras dan keresahan ini agar bisa didengar ke DPR RI dan Presiden. Karena kelompok pemecah belah mulai terang-terangan,” tegas Ahmad Rizal.
Brigade Gus Dur, lanjut Ahmad Rizal akan selalu menghadang aksi Khilafah Muslimin. Barigade Gus Dur terus berupaya menjaga agar Jawa Timur tetap damai, aman, tenteram, sentosa dan menjaga dari kegaduhan,” tutup Achmad Rizal.
Reporter : ahmad









