Langkah Nyata UMLA Melayani Sesama: Peresmian UMC, Jaminan Sehat Bagi Mahasiswa dan Dedikasi untuk Masyarakat

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews — Kesehatan adalah fondasi utama bagi seseorang untuk merajut masa depan dan merawat cita-cita. Menyadari betapa pentingnya rasa aman dan nyaman dalam mengakses pelayanan kesehatan, Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) secara resmi meluncurkan Klinik Umla Medical Center (UMC) pada Senin (12/10/2026).

Peresmian klinik ini bukan sekadar seremoni penambahan fasilitas fisik kampus. Lebih dari itu, UMC hadir sebagai wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial—menghubungkan dunia akademis dengan kesejahteraan masyarakat luas di Lamongan.

Perlindungan Hangat Bagi Mahasiswa Baru

Bagi seorang mahasiswa, melangkah ke jenjang perguruan tinggi sering kali berarti belajar hidup mandiri, jauh dari dekapan keluarga. Memahami kekhawatiran orang tua dan perjuangan para penuntut ilmu, Umla memberikan kejutan manis pada momen grand opening ini.

Seluruh mahasiswa baru angkatan 2026 secara simbolis menerima kartu anggota UMC. Kartu ini bukan sekadar identitas, melainkan jaminan bahwa mereka bisa mengakses layanan pengobatan gratis selama masa studi di Umla.

Melalui program ini, kampus ingin memastikan bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang terganggu fokus belajarnya hanya karena ragu berobat saat sakit. Kampus berikhtiar menjadi “rumah kedua” yang siap menjaga kesehatan fisik dan mental para mahasiswanya.

Sentuhan Kepedulian untuk Warga Sekitar

Keberadaan sebuah perguruan tinggi idealnya membawa keberkahan bagi lingkungan di sekitarnya. Sejalan dengan semangat pengabdian tersebut, Umla membagikan 100 kupon pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar kampus.

Senyum hangat para warga penerima kupon menjadi saksi bahwa UMC hadir bukan hanya untuk kalangan internal kampus, melainkan juga memeluk hangat masyarakat luas yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan yang layak dan ramah.

“Umla Medical Center ini kami hadirkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik, profesional, dan membawa manfaat. Kami ingin tempat ini tumbuh menjadi klinik yang dipercaya oleh masyarakat,” ujar Dr. Arifal Aris, Direktur UMC sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UMLA.

Beliau menekankan bahwa setiap insan di UMC diajak untuk melayani dengan empati, keramahan, dan ketulusan, sehingga setiap pasien yang datang merasa dihormati dan terlayani dengan baik.

Meneguhkan Peran Kampus yang Humanis

Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan bahwa kiprah perguruan tinggi tidak boleh berhenti di dalam ruang kelas atau lembaran lembar karya ilmiah saja.

“Umla harus terus berkembang dan memberi manfaat. Kehadiran Medical Center ini adalah salah satu bentuk ikhtiar agar kampus tidak hanya dikenal melalui pendidikan, tetapi juga melalui pelayanan kepada masyarakat,” tutur Prof. Aziz.

Langkah ini mempertegas komitmen Umla dalam mengamalkan semangat kemajuan Muhammadiyah—sebuah gerakan yang senantiasa hadir memberi solusi, merawat kehidupan, dan menebar kemanfaatan tanpa batas.

Menatap Masa Depan yang Lebih Sehat

Dengan dibukanya Umla Medical Center, kini Lamongan memiliki satu lagi pilihan pusat layanan kesehatan yang mengedepankan kualitas, profesionalitas dan nilai-nilai keharmonisan humanis.

Ke depan, UMC diharapkan terus tumbuh menjadi fasilitas kesehatan yang responsif, terjangkau, dan senantiasa hadir di saat masyarakat butuh uluran tangan. Dari Umla untuk Lamongan, sebuah bukti bahwa pendidikan dan kepedulian sosial dapat berjalan seiring demi mencerdaskan dan menyehatkan kehidupan bangsa.

Reporter: Alfain Jalaluddin Ramadlan