LAMONGAN lintasjatimnews – Angkling Cakra Ayudya G, S.Kep., Ns., perawat RSU Muhammadiyah Babat mendapat amanah mendarmabaktikan diri sebagai Relawan Kemanusiaan Muhammadiyah untuk merespons bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keberangkatan Angkling menjadi bagian dari kepedulian Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Sebagai tenaga kesehatan, ia akan turut memberikan pelayanan sesuai kompetensi profesinya sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, Angkling akan bertugas di wilayah dampingan Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.
Pihak RSU Muhammadiyah Babat menyampaikan bahwa tugas yang diemban Angkling bukan sekadar menjalankan profesi sebagai seorang perawat. Pengabdian tersebut merupakan bentuk nyata dari semangat Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) yang menjadi salah satu ruh gerakan pelayanan sosial dan kemanusiaan Muhammadiyah.
Semangat PKO mengajarkan bahwa pelayanan kemanusiaan harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Dalam situasi bencana, kehadiran tenaga kesehatan menjadi sangat penting, bukan hanya untuk memberikan pelayanan medis, tetapi juga memberikan rasa aman, kepedulian, dan dukungan moral kepada masyarakat terdampak.
Keluarga besar RSU Muhammadiyah Babat juga mendoakan agar seluruh rangkaian tugas Angkling di NTT dapat berjalan dengan lancar.
Semoga Allah Swt senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan, dan kelancaran dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi saudara-saudara kita di NTT
Pengabdian tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa profesi kesehatan dapat menjadi jalan untuk memperluas manfaat bagi sesama. Seorang perawat tidak hanya bekerja di ruang pelayanan rumah sakit, tetapi dapat hadir di tengah masyarakat dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Keluarga besar RSU Muhammadiyah Babat berharap Angkling dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, profesionalitas, dan semangat kemanusiaan.
“Berangkat dengan amanah, pulang dengan selamat membawa berkah.”
Reporter: Fathurrahim Syuhadi









