LAMONGAN lintasjatimnews – SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring menggelar kegiatan Pendadaran dan Pembentukan Karakter Siswa Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, (7-12/9/2026), tersebut dipusatkan di lingkungan SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan mengusung semangat “Disiplin Hari Ini, Sukses Esok Nanti”. Pendadaran tidak hanya diarahkan pada pembentukan kedisiplinan siswa, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai Islam, wawasan kebangsaan, mental, tanggung jawab, serta kemandirian.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa ditempa agar memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi tantangan kehidupan. Pendidikan karakter dipandang sebagai bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Sejumlah unsur dilibatkan sebagai pembina dan pelatih dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Tim Koramil Kedungpring, Kepala SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring Totok Suhariono, S.Pd., MM., Aipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, serta Pelatih Taruna dari SMK Muhammadiyah Pelayaran Tuban.
Kegiatan pendadaran diisi dengan berbagai materi dan aktivitas yang diarahkan untuk membangun kedisiplinan, ketangguhan mental, tanggung jawab, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring, Totok Suhariono, S.Pd., MM., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar latihan fisik maupun baris-berbaris.
“Kegiatan ini bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi menempa jiwa. Kami ingin melahirkan siswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mulia akhlaknya, disiplin hidupnya, dan bermanfaat bagi sesama. Inilah wujud Muhammadiyah mencetak kader bangsa,” tegasnya.
Menurutnya, pembentukan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan. Sekolah tidak cukup hanya memberikan pengetahuan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga perlu memberikan pengalaman yang dapat membentuk sikap, mental, dan kepribadian siswa.
Ada empat tujuan utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pertama, penguatan nilai-nilai Islam agar siswa memiliki akhlak mulia dan semakin taat dalam menjalankan ajaran agama. Kedua, membangun disiplin dan tanggung jawab sehingga siswa mampu mematuhi aturan serta menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh.
Ketiga, menanamkan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan semangat nasionalisme. Keempat, membentuk mental dan karakter siswa agar menjadi generasi yang tangguh, mandiri, percaya diri, serta siap berkarya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring dalam mewujudkan pendidikan yang Islami, unggul, dan berkemajuan.
Semangat yang dibangun adalah bahwa generasi hebat harus dimulai dari karakter yang kuat. Para siswa diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan disiplin, berakhlak, mandiri, dan memiliki semangat untuk berprestasi.
Pendadaran juga menjadi momentum bagi siswa untuk memahami bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan. Dibutuhkan proses, kedisiplinan, kerja keras, ketekunan, dan kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Dengan pembinaan yang melibatkan unsur sekolah, TNI, Polri, serta pelatih profesional, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, ketertiban, dan pengabdian.
SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring berharap para peserta dapat membawa nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Berproses, berdisiplin, berakhlak, dan berprestasi menjadi semangat yang terus ditanamkan. Dari pendidikan karakter inilah diharapkan lahir generasi muda Muhammadiyah yang Islami, unggul, berkemajuan, serta siap memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Reporter: Fathurrahim Syuhadi









