TRENGGALEK lintajatimnews – Ratusan personel Kodim 0806/Trenggalek mengikuti ujian kenaikan tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning di Lapangan Hijau Makodim 0806/Trenggalek, Selasa (1/9/2026).
Ujian tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit untuk meningkatkan keterampilan bela diri, ketahanan fisik, disiplin, serta kesiapan dalam menghadapi tuntutan tugas di lapangan.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto mewakili Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., mengatakan PSM merupakan bagian integral dari program pembinaan satuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“PSM bukan sekadar kemampuan bela diri, tetapi juga sarana membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, percaya diri, dan memiliki kemahiran bela diri yang mumpuni untuk mendukung pelaksanaan tugas,” kata Mayor Nur Yulianto.
Menurut dia, kenaikan tingkat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga sikap, kedisiplinan, ketahanan fisik dan kesungguhan prajurit selama mengikuti seluruh tahapan ujian. Karena itu, setiap personel dituntut mengikuti proses dengan serius dan penuh tanggung jawab.
“Setiap tingkatan harus dilalui dengan latihan dan perjuangan. Jadikan ujian ini sebagai tolok ukur kemampuan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai prajurit,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan PSM diharapkan mampu membentuk prajurit Kodim 0806/Trenggalek yang profesional, tangguh dan siap melaksanakan tugas pokok secara optimal, sekaligus memiliki kemampuan bela diri yang dapat menunjang kesiapsiagaan di lapangan.
(Feri)









