Satu Frekuensi dan Satu Hati, SMPN 1 Pucuk Gandeng Orang Tua dan Motivator Nasional Demi Masa Depan Murid

Listen to this article

LAMONGAN LintasJatimNews – SMP Negeri 1 Pucuk sukses menggelar kegiatan Parenting Training sekaligus Sosialisasi Program Sekolah bagi wali murid kelas 7 pada Rabu (12/8/2026). Bertempat di aula sekolah, acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 200 wali murid kelas 7 (A–F) dengan pendampingan langsung dari para wakil kepala sekolah serta wali kelas.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh murid SMPN 1 Pucuk. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal kegiatan yang dipandu secara ciamik oleh Wakasek Bidang Akademik, Manis, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Pucuk, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para orang tua murid. Ia menekankan bahwa masa SMP adalah fase transisi krusial dari anak-anak menuju remaja, di mana emosi dan tantangan perkembangan anak menjadi semakin kompleks.

“Sekolah dan orang tua ibarat dua sayap pada seekor burung. Burung tidak akan bisa terbang tinggi jika hanya satu sayap yang mengepak tangguh, sementara sayap lainnya diam. Anak-anak kita baru bisa ‘terbang’ menggapai cita-citanya jika kita—sekolah dan orang tua—berjalan seirama, memiliki pemahaman yang sama, dan saling menguatkan,” tegas Said.

Lebih lanjut, Said juga mengajak para wali murid untuk bersama-sama memahami serta mengimplementasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas oleh Kemendikdasmen demi memperkuat fondasi karakter anak di rumah maupun di sekolah.

Sesi yang paling dinantikan adalah Parenting Training bertajuk “Satu Frekuensi, Satu Hati: Sinergi Orang Tua & Sekolah Mengantar Anak Sukses Masa Depan” yang dibawakan oleh Motivator dan Praktisi Parenting Nasional, Aris Setiawan, STP, CHt, Ct, CM, C.Mth, P.

Para peserta tampak sangat antusias dan interaktif menyimak setiap materi yang disampaikan dengan gaya khas sang motivator yang komunikatif dan penuh energi. Beberapa poin penting yang disapaikan antara lain:

  1. Pendidikan Utama Ada di Rumah: Tugas utama mendidik anak dan menjaga fitrah baiknya adalah tanggung jawab orang tua. Sekolah hadir sebagai pendukung untuk memperdalam ilmu pengetahuan, soft skill, serta hard skill.
  2. Kebutuhan Dasar Anak Gen Z: Anak-anak membutuhkan orang tua yang tulus, memahami, serta menjadi panutan. Ada 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi: quality time, kalimat positif, penghargaan/apresiasi, dan perhatian.
  3. Menghindari Kesalahan Parenting: Orang tua diingatkan untuk tidak membanding-bandingkan anak dan tidak membiasakan membentak.
  4. Tiga Pilar Sinergi: Komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan. “Kolaborasi melahirkan prestasi, sedangkan saling menyalahkan hanya melahirkan frustrasi,” ungkap Aris.

Usai sesi motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Program Sekolah yang dipaparkan oleh Wakahumas, Muhammad Abdur Raohman, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua Komite SMPN 1 Pucuk, Drs. Ainur Rofik.

Pihak sekolah menegaskan bahwa berbagai program unggulan yang telah dirancang untuk satu tahun ke depan membutuhkan sinergi dan support terbaik dari orang tua—baik dalam bentuk perhatian, doa, pemikiran, waktu, maupun partisipasi aktif.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara wali murid, pihak sekolah, dan komite, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Pucuk berharap sekat antara pihak sekolah dan orang tua dapat lebur, terwujud menjadi satu tim solid demi melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.

Kontributor: M. Said