LAMONGAN lintasjatimnews – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Lamongan menggelar workshop bertema “Penerapan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”. Kegiatan yang berlangsung di SMPN 2 Lamongan tersebut diikuti seluruh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia jenjang SMP se-Kabupaten Lamongan.
Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Dr. Shodikin, M.Pd. Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan itu menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pembelajaran di sekolah.
Dalam sambutannya, Dr. Shodikin menekankan pentingnya peran guru Bahasa Indonesia dalam menjaga sekaligus memajukan bahasa negara. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan generasi muda terhadap Bahasa Indonesia.
“Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang menjadi pemersatu bangsa. Oleh karena itu, para guru memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya mengajarkan tata bahasa, tetapi juga menanamkan kecintaan dan kebanggaan berbahasa Indonesia kepada generasi muda melalui metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Shodikin.
Workshop tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan deep learning atau pembelajaran mendalam dalam proses belajar mengajar. Pendekatan ini diarahkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dengan mendorong peserta didik memahami materi secara menyeluruh, bukan sekadar menghafal konsep.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak merancang strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, reflektif, serta mampu menghubungkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran diharapkan menjadi lebih aktif, relevan, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan workshop berlangsung lancar dan interaktif. Para guru mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias melalui diskusi dan pengembangan strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.
Hasil pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi dapat diimplementasikan oleh para guru di sekolah masing-masing. Dengan penerapan pembelajaran yang inovatif dan mendalam, MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Lamongan diharapkan turut berkontribusi dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di Kabupaten Lamongan.
Reporter Fathurrahim Syuhadi








