LAMONGAN lintasjatimnews – Mahasiswa Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan program kerja SAJI CERIA (Sajian Bergizi untuk Keluarga Ceria) di Balai Desa Kebalandono kecamatan Babat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan kehamilan pada ibu hamil dan upaya pencegahan KEK dan anemia sejak dini.
Kegiatan ini mengusung konsep edukasi sekaligus praktik pembuatan makanan bergizi agar peserta tidak hanya memahami pentingnya rutin cek kontrol selama kehamilan dan pemenuhan gizi selama kehamilan, tetapi juga mampu mengolah makanan sehat secara mandiri dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh.
Program SAJI CERIA diikuti oleh para ibu hamil dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UM BBM memberikan sosialisasi mengenai pentingnya kepedulian ibu terhadap janinnya selama masa kehamilan dan pentingnya konsumsi makanan dengan gizi seimbang, serta dampak kekurangan gizi terhadap tumbuh kembang janin dan ibu. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan KEK dan anemia dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan asupan nutrisi yang cukup bagi ibu dan calon bayi.
Ketua UM BBM Kebalandono, Gilang Putra Yunianto Ihsan, mengatakan bahwa program SAJI CERIA merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dirancang berdasarkan kebutuhan warga Desa Kebalandono. Menurutnya, edukasi mengenai gizi akan lebih mudah dipahami apabila dipadukan dengan praktik langsung mengolah makanan sehat.
Oleh karena itu, peserta diajak membuat rolade bergizi yang mengandung berbagai nutrisi penting sebagai contoh menu sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program kerja ini diprakarsai oleh Nazwa Auliya Azzahra dan Intan Fatika Sari selaku penanggung jawab kegiatan.
Sebagai upaya memperluas manfaat program, mahasiswa UM BBM juga menyusun dan memperkenalkan Buku SAJI CERIA yang berisi edukasi dan berbagai menu makanan bergizi beserta panduan penyajiannya bagi ibu hamil. Selain itu, peserta memperoleh media edukasi berupa poster, dan barcode yang dapat dipindai untuk mengakses buku menu secara digital.
Kehadiran media edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi yang mudah digunakan oleh masyarakat dalam menerapkan pola makan sehat secara berkelanjutan.
Melalui program SAJI CERIA, mahasiswa UM BBM Kebalandono berharap pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai pentingnya gizi seimbang semakin meningkat. Program ini juga diharapkan mampu mendukung program pemerintah desa dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka KEK dan anemia.
Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas dapat dimulai sejak masa kehamilan melalui pola makan yang bergizi, aman, dan seimbang.
Reporter Annisa Nurlaila Amalia Rahim









