SURABAYA lintasjatimnews – Sebagai bagian dari program KORPRI Health, para ASN dan keluarganya dapat merasakan manfaat Program Satu Juta Vaksinasi HPV yang diinisiasi Dewan Pengurus KORPRI Nasional.
Di sela-sela peluncuran identitas baru RS KORPRI Pura Raharja di Surabaya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan, berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi yang diikuti sekitar 300 ASN beserta anggota keluarganya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (14/7/2026), sejumlah ASN yang mengikuti vaksinasi mengapresiasi inisiasi KORPRI tersebut, termasuk kesempatan yang diberikan bagi keluarga para ASN sebagai peserta program.
Salah seorang ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengaku program vaksinasi HPV memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesehatan ASN.
“Program seperti ini sangat bermanfaat. Kami merasa diperhatikan karena pemerintah tidak hanya mendorong kami bekerja dengan baik, tetapi juga memastikan kami tetap sehat.
Vaksinasi HPV menjadi langkah pencegahan yang penting bagi kesehatan jangka panjang,” ujar salah seorang peserta vaksinasi.
Melalui layanan yang mengedepankan upaya preventif, Prof. Zudan menargetkan agar program ini tidak hanya membantu menjaga kesehatan ASN, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.
KORPRI Health akan terus dikembangkan agar tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan, tetapi juga membangun budaya hidup sehat melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pencegahan penyakit.
Dengan inisiasi dan program KORPRI yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan penguatan program KORPRI Health, Prof. Zudan berharap semakin banyak ASN memperoleh akses layanan kesehatan yang komprehensif.
“Kesehatan ASN adalah fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang produktif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Program KORPRI Health akan terus kita perluas mulai dari edukasi kesehatan, pemeriksaan rutin, hingga program pencegahan penyakit seperti vaksinasi HPV ini,” jelas Prof. Zudan.
(mhusni)









