Katim PKH Kabupaten Lamongan Lakukan Monitoring PKH Plus, Verifikasi Komitmen Pendidikan, Dan Peningkatan Kapasitas SDM di Kecamatan Laren

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Ketua Tim (Katim) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Lamongan, Dani Eko Purnomo, melaksanakan serangkaian kegiatan monitoring, pembinaan, dan peningkatan kapasitas di Kecamatan Laren mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WIB.

Kegiatan diawali dengan monitoring penyaluran Bantuan Sosial PKH Plus bagi lanjut usia (lansia) yang bertempat di Pendopo Kecamatan Laren. Dalam kesempatan tersebut, Dani Eko Purnomo kembali mengingatkan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengenai tujuan dan fungsi bantuan sosial PKH Plus yang merupakan program yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“PKH Plus ini menambah untuk memenuhi kebutuhan, karena KPM PKH Plus juga sebagai KPM PKH atau menjadi komponen dari KPM PKH. Bantuan Sosial PKH Plus ini bisa digunakan untuk membeli obat-obatan, bisa untuk berobat, bisa beli balsam, atau mungkin beli pempers,” ujar Dani Eko Purnomo kepada para KPM PKH Plus yang memadati Pendopo Kecamatan Laren.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Laren, Sukur, S.Pd., M.Pd., serta Tim Monitoring PKH Plus dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya, Katim PKH Kabupaten Lamongan melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Laren dan diterima oleh Wakil Kepala Sekolah, Imam Mahdi, S.Pd. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring pelaksanaan verifikasi komitmen bagi komponen pendidikan PKH di sekolah tersebut.

Dalam kegiatan ini, Dani Eko Purnomo didampingi oleh Ketua Tim PKH Kecamatan Laren, Mohamad Maha Khomarudin, dan Maslahul Falah. Berdasarkan laporan dari Tim PKH Kecamatan Laren, terdapat 40 anak dari keluarga penerima manfaat PKH yang memperoleh layanan pendidikan di SMP Negeri 1 Laren, berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lamongan.

Melalui monitoring ini, Katim Kabupaten memastikan bahwa anak-anak dari keluarga penerima manfaat PKH benar-benar terdaftar dan aktif mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Hal ini penting untuk memastikan terpenuhinya persyaratan kehadiran minimal 85 persen dari hari efektif sekolah sebagaimana ketentuan dalam Program Keluarga Harapan.

Pada siang hari, Dani Eko Purnomo menghadiri kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang diselenggarakan di Balai Desa Gampangsejati. Dalam kegiatan tersebut, Katim Kabupaten menyampaikan materi mengenai Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Dijelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026, PPSE merupakan program pemberdayaan yang meliputi aspek sosial dan ekonomi melalui pendekatan individu maupun kelompok dalam bentuk penguatan kemampuan, aset, dan akses untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“PPSE ini sekarang menyasar KPM PKH yang masuk dalam desil 4. Karena itu, mohon kesiapan bapak ibu KPM PKH Desa Gampangsejati ketika suatu saat nanti masuk dalam data yang akan diusulkan graduasi PPSE,” jelas Dani Eko Purnomo di hadapan peserta P2K2.

Kegiatan tersebut didampingi oleh Mohamad Maha Khomarudin selaku Pendamping PKH Desa Gampangsejati.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan arahan dan peningkatan kapasitas bagi SDM PKH Kecamatan Laren yang dilaksanakan di Sekretariat PKH Kecamatan Laren. Dalam arahannya, Dani Eko Purnomo mengingatkan seluruh pendamping PKH untuk terus menjaga profesionalisme dan kualitas kinerja, terutama bagi SDM PKH yang telah berstatus ASN PPPK di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Saya berharap teman-teman SDM PKH yang bertugas di Kecamatan Laren dapat terus menjaga performa diri, menjaga kinerja, dan menjaga ritme kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Maslahul Falah, Pendamping Sosial PKH Kecamatan Laren, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan monitoring dan pembinaan yang dilaksanakan oleh Katim PKH Kabupaten Lamongan memberikan penguatan bagi pelaksanaan program PKH di tingkat kecamatan.

“Melalui monitoring penyaluran PKH Plus, verifikasi komitmen pendidikan, pelaksanaan P2K2, hingga peningkatan kapasitas SDM, kami semakin memahami pentingnya memastikan setiap komponen program berjalan sesuai ketentuan. Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi pendamping untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada KPM agar tujuan program dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat tercapai secara optimal,” ujar Maslahul Falah.

Melalui berbagai kegiatan monitoring, pembinaan, dan penguatan kapasitas tersebut, diharapkan pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Laren dapat berjalan semakin optimal dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan kualitas layanan sosial bagi keluarga penerima manfaat.

Reporter Fathurrahim Syuhadi