BALI LintasJatimNews – Pembelajaran sejati tidak melulu tersekat di dalam ruang kelas atau di balik tumpukan buku teks. Berangkat dari semangat memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan memperluas cakrawala pengetahuan, SMP Negeri 1 Pucuk menggelar kegiatan Outing Class bertajuk “Studi Alam dan Budaya” ke Pulau Bali.
Kegiatan edukatif yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 ini diikuti oleh 165 siswa kelas 8 tahun ajaran 2025/2026. Guna memastikan kelancaran dan keselamatan selama berkegiatan, rombongan ini didampingi langsung oleh 20 guru dan tenaga kependidikan (GTK). Pihak sekolah juga menggandeng agen perjalanan profesional, Nuansa Utama Tour, untuk menjamin perjalanan yang aman dan nyaman.
Program ini dirancang bukan sekadar rekreasi pengisi liburan. Outing class ini merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran. Melalui petualangan ini, para siswa ditantang untuk mengamati, merasakan, dan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu langsung dari alam dan budaya masyarakat Bali. Sebagai bentuk akuntabilitas akademik, setiap murid diwajibkan menyusun laporan perjalanan ilmiah setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Wisata Religi dan Transit di Jalur Pantura
Rangkaian perjalanan panjang dimulai dengan penuh antusiasme. Menjelang malam pada hari pertama, rombongan berhenti sejenak untuk beristirahat dan menikmati makan malam di sekitar Pantai Bohai (Bohay), Probolinggo. Sembari menyegarkan fisik dengan embusan angin laut, momen ini juga diisi dengan pemenuhan kewajiban spiritual. Rombongan melaksanakan ibadah salat Maghrib dan Isya secara jamak qashar di Masjid An-Nur yang berada di kawasan PLTU Paiton.
Usai membelah jalur darat sepanjang malam dan menyeberangi Selat Bali, rombongan tiba di destinasi transit berikutnya, yaitu Rumah Makan Jenangga. Di lokasi ini, para peserta memanfaatkan waktu untuk bersih diri, melaksanakan salat Subuh, dan menikmati sarapan pagi bersama guna mengisi energi sebelum memulai petualangan utama di Pulau Dewata.
Menyibak Edukasi di Pesona Ulun Danu Beratan
Pada Sabtu pagi, 13 Juni 2026, rombongan SMP Negeri 1 Pucuk akhirnya tiba di objek wisata pertama yang telah dinanti-nanti: Ulun Danu Beratan, Bedugul, Bali. Udara pegunungan yang sejuk dan pemandangan danau yang berkabut syahdu menyambut kedatangan para siswa. Di sinilah materi lintas mata pelajaran benar-benar diaplikasikan secara nyata. Siswa tidak hanya mengagumi keindahan arsitektur pura yang ikonik di atas air, tetapi juga belajar langsung tentang sejarah, geografi, dan teologi masyarakat setempat.
Menariknya, studi alam kali ini juga menyuguhkan bukti autentik sejarah alam. Di lokasi tersebut, para siswa berkesempatan melihat langsung Monumen Banjir Batu 2016. Monumen ini menjadi sarana edukasi yang sangat berharga bagi siswa untuk mempelajari fenomena geologi, mitigasi bencana, serta pentingnya menjaga kelestarian alam demi mencegah bencana serupa di masa depan.
Setelah puas mengeksplorasi dan memanen ilmu di Ulun Danu Beratan, rombongan kemudian bergeser menuju Rumah Makan Saras, Bedugul, Tabanan untuk menikmati sajian makan siang yang hangat dan lezat.
Kegiatan Outing Class ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat kebersamaan antar-siswa, serta melatih kemampuan literasi mereka melalui penyusunan laporan perjalanan yang objektif dan ilmiah. Perjalanan edukatif SMP Negeri 1 Pucuk masih terus berlanjut ke destinasi-destinasi menarik berikutnya di Bali!
Kontributor: M. Said









