Apel Pelepasan Siswa SMPN 1 Pucuk Lamongan: Hari Ini Duta Sekolah, Esok Pemimpin Masa Depan

Listen to this article

LAMONGAN LintasJatimNews – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Pucuk, Lamongan, saat digelarnya Apel Pelepasan Murid Kelas 9 pada Kamis (11/06/2026). Acara ini menjadi momentum emosional bagi seluruh warga sekolah saat melepas ratusan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebagai simbol dilepasnya status siswa SMP menuju jenjang baru, Kepala SMPN 1 Pucuk memimpin langsung prosesi pelepasan atribut sekolah. Prosesi ini diikuti secara serentak oleh seluruh murid kelas 9 dengan penuh penghayatan. Tak lama berselang, balon harapan diterbangkan bersama ke angkasa, melambangkan cita-cita para siswa yang siap melambung tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kelas 9 menyampaikan sambutan pamitan yang menyentuh hati. Ia menguraikan berbagai kesan dan pesan selama tiga tahun menimba ilmu, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada para guru. Tidak lupa, ia juga menitipkan pesan kepada adik-adik kelas agar terus menjaga semangat belajar.

Sebaliknya, perwakilan siswa kelas 7 dan 8 dalam sambutannya turut menyampaikan kesan mendalam selama bergaul dengan kakak kelas mereka. Sambil menahan haru, mereka mendoakan agar kakak kelas 9 dapat meraih sukses di sekolah yang baru.

Puncak emosi dalam apel ini terjadi saat Kepala SMPN 1 Pucuk menyampaikan pidato pelepasannya. Beliau mengenang kembali momen pertama kali para siswa menginjakkan kaki di sekolah ini tiga tahun lalu dengan langkah ragu dan membawa tas yang tampak terlalu besar.

“Hari ini bukan hari perpisahan. Hari ini adalah hari pelepasan. Melepaskan bukan berarti melupakan. Melepaskan berarti mengikhlaskan kalian untuk terbang lebih tinggi dari sarang yang selama ini kita jaga bersama,” ungkap Kepala Sekolah.
Beliau juga menekankan bahwa atribut seperti dasi, topi, logo, dan bed lokasi yang selama ini melekat bukan sekadar kain, melainkan saksi bisu perjuangan, tawa, dan air mata siswa. Saat melepas atribut tersebut secara simbolis, suasana hening seketika.

“Sudah… Lepaskanlah perlahan. Rasakan. Itu bukan beban yang kalian turunkan. Itu adalah sayap yang kalian buka,” lanjutnya menggetarkan hati para peserta apel.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kepala Sekolah menitipkan tiga pesan utama sebagai bekal hidup bagi para alumni baru:

  1. Kunci Adab: Selalu menghormati orang tua dan guru di mana pun berada.
  2. Kunci Ilmu: Terus belajar karena kelulusan SMP adalah garis start yang baru.
  3. Kunci Iman: Menjaga sholat dan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.

Beliau juga meminta para siswa untuk selalu bangga menyebut diri sebagai lulusan SMP Negeri 1 Pucuk dan menegaskan bahwa doa para guru akan selalu menyertai langkah mereka. “Pergilah anak-anakku. Terbanglah setinggi cita-citamu. Langit Pucuk terlalu kecil untuk sayap sebesar kalian. Sampai jumpa di puncak kesuksesan kalian,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan momen penuh kehangatan saat seluruh murid kelas 9 berbaris untuk berjabat tangan, memeluk, dan menyampaikan terima kasih terakhir kalinya kepada para guru serta tenaga kependidikan.

Kontributor: M. Said