MADIUN lintasjatimnews – Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Bagi, Koramil 0803/02 Madiun, Kopka Iqnatius, yang melaksanakan pendampingan terhadap usaha budidaya ikan lele milik Bapak Suyut di RT 03 RW 05, Desa Bagi, Kecamatan Madiun.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara Babinsa dengan warga binaannya, tetapi juga sebagai sarana untuk menambah wawasan mengenai budidaya perikanan yang memiliki potensi ekonomi cukup menjanjikan bagi masyarakat.
Dalam pendampingannya, Kopka Iqnatius turut mempelajari secara langsung teknik pemeliharaan ikan lele, mulai dari perawatan kolam, pemberian pakan, hingga masa panen yang ideal. Menurut Bapak Suyut, ikan lele konsumsi dapat dipanen pada usia 2,5 hingga 4 bulan atau sekitar 10 hingga 16 minggu sejak penebaran benih berukuran 5–7 sentimeter.
“Budidaya ikan lele cukup menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Masa panennya relatif singkat sehingga dapat menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat,” ujar Bapak Suyut saat berbagi pengalaman kepada Babinsa.
Kopka Iqnatius mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukannya merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan motivasi kepada warga untuk mengembangkan usaha produktif di sektor perikanan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan mampu mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan produktif.
Pendampingan budidaya ikan lele ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari hal-hal sederhana di tingkat desa, dengan semangat gotong royong, pembelajaran, dan kemauan untuk terus berkembang bersama masyarakat.
(andik)









