GRESIK lintasjatimnews – Kecamatan Panceng masuk pada Kabupaten Gresik sementara hutan nya masuk pada Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban, merupakan satu-satunya hutan yang ada di Gresik, hutan nya masih rindang, burung-burung pun masih tergolong banyak jenisnya ,kayu tegakan Jati masih tertata rapih dan subur banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan tanaman di bawah tegakan
( Tumpang Sari/TS) dengan tanaman jenis jagung.
Pecinta Alam (P.A.) Cakrawala Alam Pantura gelar giat Tanam Pohon Bersama Mts Tarbiyathus As-sa’adah Bejan Siwalan dan Edukasi Pengangan Ular yang bersinergi dengan 3 Pilar
(TNI POLRI Perhutani) serta Exalos Indonesia regional Surabaya yang di ketuai oleh Gangsar di dampingi Edson beserta istri juga Bambang selaku narasumber (24/05/26).
Itkom Ketua P.A. Cakrawala Alam Pantura berharap dengan giat ini bisa merangkul semua masyarakat umum ataupun instansi untuk satu suara menjaga hutan Panceng agar tetap lestari dan mengenali hewan yang ada di dalam nya agar terhindar dari kepunahan.
Alam adalah tanggung jawab bersama terutama lingkungan alam hutan, jika rusak hutan nya maka ketimpangan hidup akan terjadi karena sebagian dari pola kehidupan masih bergantung pada alam sebab itulah pentingnya kita jaga alam untuk kesejahteraan hidup yang berkelanjutan, jangan sampai anak cucu kita tidak bisa menikmati bersih nya udara,rindang nya hutan dan kicauan burung-burung yang berterbangan, tutur Itkom Slamet Efendi S.E.,S.H.,M.M.,C.P.M Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tuban dalam paparannya mengatakan bahwa.
Hutan adalah Sumber Kehidupan dan gudangnya ilmu, di hutan jika kita kaji lebih dalam maka banyak hal serta ilmu pengetahuan yang belum di ketahui dan di hutan pula lah terdapat hak-hak anak yang salah satu nya adalah hak untuk hidup sehat,hanya di lingkungan hutan lah udara bersih kita peroleh karena belum tercemar dengan polusi udara yang di hasilkan dari berbagai kegiatan di bumi Maka menjaga kelestarian lingkungan hutan merupakan upaya kita untuk memenuhi hak anak Indonesia, ungkap nya.
Mada Yuwono Hadhi Administrator (ADM)Perhutani KPH Tuban melalui Edi Purwono, Kepala Resort Pemangkuan Hutan KRPH Panceng,BKPH Kranji mengatakan.
Mencegah terjadinya kebakaran hutan,melarang pemburuan satwa, menjaga hutan dari kerusakan dan penebangan liar,itu semua merupakan bentuk dari kepedulian terhadap lingkungan alam.
Giat edukasi lingkungan dan tanam pohon bersama dengan sekolah merupakan giat yang positif sehingga kelak ada rasa cinta menanam, merawat dan menjaga alam,kata Edi Purwono.
Kapten Sugiono Danramil Koramil 14/Panceng di wakili oleh Setu Hermanto menjelaskan.
Kepedulian terhadap alam Indonesia untuk melestarikan dan menjaga merupakan bentuk cinta tanah air, salah satu contoh adalah panggilan hati untuk menanam hingga bumi Indonesia tetap hijau hingga tercukupi udara yang bersih, generasi sehat Indonesia maju,papar Sertu Hermanto dalam sambutannya.
Bripka Afrian Kanit Binmas Polsek Panceng yang hadir pada giat tersebut menyampaikan rasa bahagia dengan sinergitas bisa mencapai tujuan untuk menghijaukan bumi lebih maksimal.
Mushollin Kepala Desa Prupuh selaku Pembina Paguyuban Perempuan Hebat (P2H) dalam sambutannya mengatakan dukungan penuh pada setiap kegiatan yang bertujuan untuk kelestarian hutan.
Mari jaga hutan Panceng, kepedulian kita sangat menentukan untuk kehidupan pada generasi yang akan datang, hijau hutan nya makmur masyarakat nya,tegas Mushollin
Edson dari Exalos Indonesia yang merupakan komunitas pecinta reptil memberikan edukasi cara penanganan ular pada siswa-siswi Mts Tarbiyathus As-sa’adah Bejan Siwalan.
Kalian adalah generasi penerus dari kehidupan ini, jika rantai makanan masih terjaga dengan baik maka perputaran hidup antara manusia, hewan dan tumbuhan akan lebih stabil.
Ada tiga golongan dari jenis ular menurut
“Bisa ” nya. Ular jenis bisa rendah, jenis bisa sedang dan bisa tinggi, bahkan ada beberapa jenis ular yang tidak memiliki bisa,terang Edson.
Ular adalah hewan penyeimbang alam yang kehadirannya sangat di perlukan pada rantai makanan,imbuh nya.
Murid-murid Mts Tarbiyathus As-sa’adah Bejan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusias
Diakhir giat semua laki-laki yang hadir menerima bingkisan songkok merk
” Padi Mas ” milik Gunawan Hidayat salah satu warga Desa Prupuh sebagai bentuk dukungan atas giat menjaga kelestarian lingkungan hutan.
Reporter: SRI K









