LAMONGAN lintasjatimnews – Dr. dr. Siti Nuriyatus Zahrah, MKM Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jakarta dalam Seminar Kesehatan menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan ginjal yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah Babat yang dilaksanakan dalam tangkaian Milad ‘Aisyiyah ke 109 yang diikuti 150 peserta, Sabtu (9/5/2026)
Seminar Kesehatan “Edukasi Kesehatan Ginjal” berlangsung di kompleks Panti Asuhan Putri Aisyiyah Babat ini dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke 109 diikuti 150 peserta. Mereka berasal dari unsur Aisyiyah, Guru TK ABA, Pengurus Panti Asuhan, Nasyiatul Aisyiyah. Juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan Dyana Mufidati dan Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Babat Masro’ah
Menurut Dr. dr. Siti Nuriyatus Zahrah, MKM, ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, termasuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah. Oleh karena itu, masyarakat perlu menerapkan gaya hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar penyakit ginjal dapat terdeteksi sejak dini.
Doktor lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini menjelaskan, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit ginjal, antara lain Penderita diabetes atau hipertensi, Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, Usia di atas 60 tahun, Mengalami obesitas, dan Pengguna obat pereda nyeri dalam jangka panjang
“Dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin, kita bisa mencegah penyakit ginjal sejak dini,” ujar dokter yang pernah bertugas di BKKBN sebagai Penelaah Teknis Kebijakan ini.
Lebih lanjut aktifis perempuan sejak menjadi pelajar ini mengungkapkan deteksi dini penyakit ginjal kronik dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, seperti Pemeriksaan tekanan darah, Pemeriksaan kadar gula darah, Tes fungsi ginjal seperti kreatinin dan GFR, Skrining urine untuk mengetahui adanya protein atau darah
“Selain itu, pemeriksaan medis juga dianjurkan bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau hasil pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal,” ungkap ujar dokter umum alumni FK Brawijaya Malang ini
Siti Nuriyatus Zahrah menambahkan gagal ginjal merupakan kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara perlahan dan bertahap selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun. Akibatnya, ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah secara efektif.
“Beberapa penyebab utama gagal ginjal antara lain Diabetes mellitus, Hipertensi, Sumbatan saluran kemih kronis akibat batu, pembesaran prostat, atau infeksi berulang dan Penggunaan obat antinyeri jangka panjang,” ungkap Dokter Umum PTT dan Kepala Puskesmas di Puskesmas Cisewu Kabupaten Garut 2000-2002 ini.
Untuk menjaga kesehatan ginjal, perempuan yang pernah bertugas di Dinas Kesehatan Kota Samarinda sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat maka masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat, di antaranya:
Pertama : Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi
Kedua : Minum air putih minimal dua liter per hari
Ketiga : Menghindari rokok dan minuman beralkohol
Keempat : Berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan ideal
Kelima : Berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan atau jamu tertentu
Keenam : Tidak menahan buang air kecil
Ketujuh : Melakukan medical check up secara rutin
Kedelapan : Segera berobat ke dokter jika mengalami keluhan kesehatan
Pada kondisi tertentu ungkap dokter yang pernah bertugas di BKKBN sebagai Penelaah Teknis Kebijakan bahwa pasien gagal ginjal memerlukan tindakan hemodialisis atau cuci darah. Tindakan ini bermanfaat untuk Mengeluarkan limbah metabolik dari tubuh, Menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan tubuh dan Membantu mengontrol tekanan darah
“Tentu menjaga kesehatan ginjal dimulai dari kebiasaan sehari-hari dan kesadaran untuk rutin memeriksakan kesehatan,” pungkas perempuan kelahiran Malang ini
Reporter Fathurrahim Syuhadi









