Dari Sepucuk Surat, Siswa SMA Muh1ba Babat Tembus 15 Besar Hingga Raih Juara VI Tingkat Jatim

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Perjalanan inspiratif datang dari seorang siswa SMA Muhammadiyah 1 Babat (SMA Muh1ba), Lintang Tegar Nurani yang masih duduk di kelas XI-1 berhasil menorehkan prestasi membanggakan hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.

Semua bermula pada 27 April 2026. Lintang mengawali langkahnya dengan penuh keraguan saat menatap selembar kertas kosong. Ia sempat kebingungan menentukan apa yang harus ditulis. Namun, kegelisahan itu perlahan berubah menjadi keberanian. Ia mulai menuangkan gagasan dan suara hatinya dalam bentuk tulisan.

Dalam surat tersebut, Lintang mengangkat realitas yang ia rasakan tentang ketimpangan ekonomi, mahalnya akses pendidikan, hingga mimpi melanjutkan ke perguruan tinggi yang terasa jauh bagi sebagian kalangan. Ia juga menyampaikan harapan akan hadirnya beasiswa bagi pelajar yang berjuang di tengah keterbatasan.

Tak hanya itu, ia turut menyisipkan kisah pribadinya. Lintang merupakan anak dari seorang ayah yang bekerja sebagai kuli dan ibu pekerja swasta dengan penghasilan di bawah upah minimum. Meski hidup dalam keterbatasan, hal tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus bermimpi dan berjuang.

Pada 28 April 2026, dengan langkah sederhana namun penuh keyakinan, ia mengirimkan surat tersebut melalui kantor pos ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. Proses yang tampak sederhana itu justru menjadi awal dari perjalanan luar biasa.

Tak berselang lama, kabar menggembirakan datang. Lintang dinyatakan lolos sebagai salah satu dari lima siswa terbaik di tingkat kabupaten dan berhak melaju ke tahap selanjutnya di tingkat provinsi.

Perjuangan pun berlanjut. Pada 29 hingga 30 April, ia mempersiapkan diri dengan penuh doa dan usaha. Hingga akhirnya, pada 1 Mei 2026, namanya berhasil masuk dalam 15 besar tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pada 4 Mei 2026, Lintang mendapat kehormatan menghadiri upacara Hardiknas Jawa Timur sebagai bagian dari peserta terbaik. Momen tersebut semakin mendekatkannya pada mimpi besar yang selama ini ia perjuangkan. Puncak perjalanan itu terjadi saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jawa Timur 2026. Dalam lawatannya di Gedung Negara Grahadi di hadapan Gubernur Jawa Timur, Lintang tampil percaya diri dengan mengenakan pakaian adat nasional sesuai instruksi melalui Nota Dinas Dinas Pendidikan Jawa Timur Nomor 400.3/2569.5/101.1/2026.

Pada momen tersebut, ia berhasil meraih Juara VI dalam lomba menulis bertajuk “Surat dari Murid untuk Ibu Gubernur Jawa Timur.” Capaian ini menjadi penegas bahwa perjuangannya dari selembar kertas sederhana berbuah prestasi nyata di tingkat provinsi.

Kisah Lintang menjadi bukti bahwa keberanian untuk memulai, meski dari hal sederhana, dapat membuka jalan menuju pencapaian besar. Dari keraguan lahir keyakinan, dari keterbatasan tumbuh kekuatan, dan dari selembar surat tercipta perjalanan yang menginspirasi.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berani bermimpi, berjuang, dan tidak menyerah pada keadaan.

Reporter Aminulloh Fatkhur Roziqi