GRESIK lintasjatimnews – Bawang merah salah satu bumbu dapur yang selalu digunakan setiap memasak, walaupun ada beberapa masakan yang tidak menggunakan nya.
Di setiap wilayah tidak semuanya cocok dengan tanaman bawang merah karena bawang merah sangat terpengaruh dengan iklim dan cuaca .
Desa Gunung Teguh Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik dengan pendampingan dari Muspika Sangkapura dan bimbingan Kelompok Tani (Poktan) setempat.
Petani bawang merah mulai semangat untuk membudidayakan tanaman tersebut mengingat saat ini kepulauan Bawean hanya menerima pemasokan bawang merah dari Gresik (10/10/25).
Panen raya digelar dengan hasil yang sangat memuaskan dihadiri oleh Sertu Ach.Junaid Babinsa Koramil sangkapura, aibtu Abdul Rojak babinkamtibmas Polsek Sangkapura Nur Hosni,S.E, Sekcam Singapura dan Hasan Sekdes Desa Sangkapura serta Muhammad Ali ketua poktan Desa Gunung Teguh.
AKP Ali Fauzi Kapolsek sanggapura mengajak kepada para petani untuk tetap semangat dalam budidaya tanaman bawang merah hingga akan tercapai apa yang menjadi program bapak presiden tentang ketahanan pangan nasional.
Untuk hasil panen yang lebih baik salah satunya adalah memilih salah satu benih bawang merah yang berkualitas dengan melakukan seleksi ketat untuk menghindari penanaman benih yang rusak atau tidak sehat juga menggunakan varietas unggul yang tahan terhadap hama dan penyakit jika ada kendala di lapangan berupa penyakit bercak ungu atau layu fusarium gunakan fungisida ,ujar AKP Ali Fauzi.
Dan untuk pasca panen bawang merah sebaiknya dikeringkan di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan mesin pengering supaya mengurangi kelembaban dan mencegah pertumbuhan jamur setelah itu simpan bawang merah di tempat kering dan sejuk, pungkas nya.
Reporter: Sri k









