Jamaah Antusias Ikuti Qiyamullail di Masjid Sukunan Paciran Lamongan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Masjid Nadwatul Islam Paciran Lamongan menyelenggarakan kegiatan salat Qiyamullail (salat malam). Kegiatan diadakan dalam rangka meningkatkan ibadah Ramadan di sepuluh hari terakhir dan memburu malam Lailatul Qadar. Qiyamullail dimulai Ahad dini hari (31/3/2024) pukul 01.30 WIB sampai 03.00 WIB.

Masjid Nadwatul Islam dirintis oleh Yiman (KH. Abdurrahman syamsuri) Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran, terletak di bibir pantai kampung Pesisir Sukunan, Desa/Kecamatan Paciran, Lamongan sehingga lebih dikenal dengan nama “Masjid Sukunan”. Kampung Sukunan merupakan salah satu pemukiman yang padat penduduk, mayoritas dihuni warga nelayan.

Qiyamullail yang diselenggarakan Takmir Masjid Sukunan Paciran sudah tahun keempat setiap Ramadan. Selain Qiyamullail, juga diadakan salat tarawih dan witir berjamaah, kajian keislaman bakda ashar dan bakda subuh, tadarus Alquran, buka bersama setiap hari, dan menyelenggarakan salat Idul Fitri di lapangan Bazis Paciran.

Kegiatan Qiyamullail berjamaah merupakan agenda yang sudah berjalan selama empat tahun. Berdasarkan catatan takmir masjid Sukunan, tahun pertama (2021) jamaah yang mengikuti sebanyak 110 orang, tahun kedua (2022) 142 orang, dan tahun ketiga (2023) 178 orang. Sedangkan tahun 2024 partisipasi jamaah semakin meningkat, di hari pertama sebanyak 206 orang yang teridiri dari 81 laki-laki dan 127 perempuan.

Suhartono, Sag, selaku Sekretaris Takmir Masjid Sukunan, menyampaikan, “Partisipasi jamaah dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Saya mengucapkan terima kasih kepada donator kegiatan, panitia kegiatan, dan jamaah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga setiap tahun mengalami peningkatan dan bertambah baik dalam pelayanan dan pelaksanaan,” jelasnya.

“Qiyamullail berjamaah yang dislenggarakan Masjid Sukunan merupakan salah satu upaya penyaradan dan peningkatan amalan menjelang akhir Ramadhan. Kegiatan Qiyamullail adalah salat yang dilaksanakan dini hari secara berjamaah dipimpin oleh imam. Adapun bilangan dalam salat berjumlah 8 rakaat, setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam,” pungkasnya.

Di sela-sela salam dilakukan berhenti sejenak dengan tujuan untuk berdzikir dan munajat kepada Allah SWT. Setelah rakat kedelapan selesai, masing-masing jamaah beriktikaf untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan diakhiri dengan makan sahur bersama yang disediakan panitia. Takmir dan seluruh jajarannya bersyukur pelaksanaan hari pertama dan kedua, semoga selanjutnya berjalan lancar sampai 10 hari ke depan.

Reporter: Efendy