MOJOKERTO lintasjatimnews.com – Jawa Timur- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaksanakan program sosial keagamaan dengan menggelar buka bersama dan membagikan 1.000 parsel lebaran di Al Amin Islamic Boarding School, Sooko, Mojokerto. Tidak hanya itu, BPKH juga menyosialisasikan pentingnya menabung haji sejak santri.
Acara Berbagi Berkah Ramadan untuk negeri Nabung Haji Sejak Santri dihariri Anggota Dewan Pengawas BPKH Sulistyowati, Anggota Komisi VIII DPR RI Anisah Syakur, Anggota 1 Dewan Pengasuh Ponpes Al Amin M Ali Fahrudin, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim Akhmad Jazuli, serta ratusan santri.
Selain buka bersama, dalam momen ini BPKH juga menyerahkan 1.000 parsel lebaran kepada Ponpes Al Amin. Buka bersama dan bagi-bagi parsel lebaran ini bagian dari program sosial keagamaan BPKH.
“Kegiatan ini salah satu bentuk sosial keagamaan. Hari ini kami serahkan pemberian program buka bersama dan parsel lebaran kepada 1.000 orang di Ponpes Al Amin,” kata Sulistyowati kepada wartawan di lokasi, Kamis (21/3/2024).
Ia menjelaskan, saat ini BPKH mengelola dana Rp 168 triliun. Dari jumlah itu, Rp 3,8 triliun berupa dana abadi umat (DAU). Menurut Sulistyowati, pengelolaan DAU saja menghasilkan Rp 200-230 miliar/tahun. Dana ratusan miliar itulah yang dimanfaatkan untuk 7 program.
“Untuk pelayanan ibadah haji, pendidikan dan dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sarpras ibadah, sosial keagamaan, serta tanggap bencana,” jelasnya.
Tidak hanya melaksanakan program sosial keagamaan, lanjut Sulistyowati, pihaknya juga menyosialisasikan pentingnya menabung haji sejak santri di Ponpes Al Amin. Melalui gerakan ini diharapkan para santri yang ingin menunaikan haji, mulai mendaftar dan menabung sejak usia minimal 12 tahun. Para santri bisa menabung di 30 bank syariah di Indonesia.
“Haji kan biaya porsinya Rp 25 juta, itu kan berat. Bisa dicicil dengan menabung setiap hari. Karena haji butuh fisik yang kuat. Kalau menunggu pensiun, sudah tua, harus ada yang mendampingi, takut tidak kuat, sakit. Makanya anak muda kami dorong menabung agar bisa menunaikan haji sejak awal,” pungkasnya.
Reporter: ahmadh









