JOMBANG lintasjatimnews.com – Festival tumpengan Manggis yang merupakan agenda rutin tahunan di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam kembali digelar.
Kegiatan ini merupakan tradisi yang sudah turun temurun di desa yang terletak di lereng gunung ini,yang merupakan wujud syukur atas hasil panen buah manggis yang melimpah.
Total ada 14 tumpengan, dengan total jumlah 2024 manggis yang dibawa warga secara arak arakan dari ketujuh dusun Desa Jarak menuju lapangan desa setempat, untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat yang datang. Ketujuh dusun tersebut yaitu, Dusun Jarak Krajan, Dusun Jarak Tegal, Dusun Sarangan, Dusun Anjasmoro, Dusun Sungkul, Dusun Jarak Kebun, dan Dusun Tegal Rejo.
Total jumlah masyarakat yang datang dalam festival tumpengan Manggis tersebut diperkirakan mencapai puluhan ribu, mereka berasal dari beberapa kabupaten maupun kota di Jawa Timur, seperti Mojokerto, Sidoarjo,Malang, Surabaya, dan Jombang sendiri.
Dari pantauan wartawan ini, sudah sejak pagi terlihat para masyarakat datang berbondong-bondong berjalan dengan tertib menuju lapangan Desa Jarak, mereka terlihat sangat antusias untuk melihat tumpengan ini walaupun saat itu sempat diguyur hujan di sekitar lokasi acara.
Acara juga semakin meriah dengan kehadiran aneka karnaval, orkes musik, pertunjukan barongsai, pertunjukan seni kuda lumping, atraksi pencak silat. Masyarakat juga dimanjakan dengan dagangan para UMKM warga desa setempat,yang menjajakan hasil olahan masyarakat desa. Tentunya ini bisa meningkatkan ekonomi warga.
Dalam kesempatan tersebut juga hadir Pj Bupati Jombang Sugiat , yang dalam sambutannya mengatakan, bahwa gelar hajatan tumpengan Manggis ini merupakan wujud syukur hasil panen buah manggis yang melimpah ruah di tahun ini. Dalam kegiatan tersebut juga melibatkan dinas pendidikan setempat,ada pelajar SD, SMP, SMA dari sekolah se Desa Jarak, mereka turut hadir memeriahkan acara tersebut
Reporter Ars









