Babinsa Kendal dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Kebakaran Hutan di Lereng Lawu Utara

Listen to this article

NGAWI lintajatimnews – Kebakaran hutan terjadi di lereng Gunung Lawu bagian utara, tepatnya di wilayah RPH Campurejo petak 42, Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Senin (14/9). Babinsa jajaran Kodim 0805/Ngawi bersama instansi terkait dan masyarakat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Kepulan asap pertama kali terlihat dari kawasan RPH Bedagung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Api kemudian merembet hingga ke kawasan lereng utara Gunung Lawu yang masuk wilayah Kabupaten Ngawi.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Pasiops Kodim 0805/Ngawi Kapten Czi Nur Volasohi langsung menginstruksikan personel di wilayah untuk bergerak membantu proses pemadaman.

Personel Babinsa bersama unsur terkait dan masyarakat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengendalikan titik api sekaligus mencegah kebakaran menjalar lebih luas ke kawasan hutan di wilayah Ngawi.

“Begitu menerima laporan, anggota di wilayah langsung kami kerahkan untuk membantu proses pemadaman. Upaya ini dilakukan agar api tidak meluas dan dapat segera dikendalikan,” ujar Kapten Czi Nur Volasohi.

Medan yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Kondisi medan yang cukup terjal serta lokasi kebakaran yang berada di kawasan hutan membuat proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati dan bersama-sama.

Keterlibatan masyarakat dalam pemadaman juga menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran. Dengan sinergi antara TNI, instansi terkait dan warga, diharapkan api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap kawasan hutan maupun lingkungan di sekitarnya.

Hingga proses penanganan berlangsung, personel di lapangan terus melakukan pemantauan dan upaya pemadaman untuk memastikan titik-titik api dapat dikendalikan.

(pudianto)