MADIUN lintajatimnews – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Dari pasar, tempat masyarakat bertemu dan aktivitas ekonomi berlangsung setiap hari, kesadaran menjaga kebersihan justru dapat tumbuh menjadi gerakan bersama.
Semangat itulah yang diwujudkan Komando Distrik Militer (Kodim) Madiun melalui kegiatan Karya Bakti Aksi Peduli Sampah dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di kawasan Pasar Srijaya, Jalan Pelita Tama, Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (8/9).
Karya bakti tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polsek, Kecamatan Kartoharjo, Kelurahan Oro-oro Ombo, guru dan pelajar, hingga pengelola Dinas Pasar Srijaya. Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan pasar, mengangkut sampah, serta menata area yang menjadi ruang aktivitas masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Pasar dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat yang setiap hari menghasilkan berbagai jenis sampah.
Dandim Madiun Letkol Inf. I Nyoman Adhi Saputra mengatakan, kegiatan karya bakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus sarana memperkuat kebersamaan dengan masyarakat dan berbagai instansi terkait.
“Karya bakti ini bukan sekadar kegiatan membersihkan sampah, tetapi menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita semua,” ujar Letkol Inf. I Nyoman Adhi Saputra.
Menurutnya, keterlibatan guru dan pelajar dalam kegiatan tersebut memiliki nilai penting. Selain ikut membersihkan lingkungan, para pelajar dapat belajar secara langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan membangun kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan sejak dini. Anak-anak adalah generasi penerus yang nantinya akan menentukan seperti apa kondisi lingkungan kita. Kalau sejak sekarang mereka terbiasa peduli dan menjaga kebersihan, kebiasaan itu akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dandim juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan Karya Bakti Aksi Peduli Sampah. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, pengelola pasar, serta dunia pendidikan dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat memperingati HUT ke-81 TNI tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dari lingkungan Pasar Srijaya, semangat gotong royong pun kembali diteguhkan. Sampah yang dibersihkan hari ini bukan sekadar membuat pasar tampak lebih rapi, tetapi menjadi langkah kecil untuk menciptakan lingkungan Kota Madiun yang lebih sehat, nyaman, dan bersih bagi masyarakat.
(Andik)









