KERASNYA BAHU JALAN TAK MAMPU DITEMBUS, SATGAS TMMD KE-129 KERAHKAN MESIN-MESIN BOR BERUKURAN BESAR

Listen to this article

PONOROGO lintasjatimnews.com – Pembangunan paving jalan poros desa Bulu Lor, merupakan salah satu sasaran fisik kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo. Panjang jalan yang dibangun hampir mencapai satu kilo meter ini tampak terus dikerjakan. Terpantau saat malam hari, anggota Satgas TMMD ke-129 bersama warga Desa Bulu Lor melaksanakan pemasangan paving stone pada badan jalan. Sedangkan saat siang hari mereka melaksanakan pengukuran dan penimbangan kerataan jalan yang dibangun dengan benang. Tampak siang ini belasan anggota Satgas TMMD sedang menyiapkan galian pondasi pada kanan kiri jalan, dengan menggalinya sedalam list samping paving stone antara 20 hingga 30 senti meter.(08/08/26)

Jalan poros desa yang dibangun, awalnya adalah merupakan jalan aspal yang telah rusak berat. Tak ayal, kondisi bahu jalan terdiri dari pasir dan batu (sirtu) yang padat dan keras sehingga para pekerja disasaran ini kesulitan untuk menggalinya. Untuk mengatasi hal tersebit, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat mengerah bor-bor besar yang biasanya untuk menembus beton untuk menggali pondasi pembangunan paving jalan ini. Sebagian bor-bor ini dibawa anggota Satgas TMMD, sebagian lagi dengan sukarela masyarakat Desa Bulu Lor membawa sendiri alat ini untuk kelancaran pekerjaan hari ini.

Menurut Sukariyadi (58) Kasun Ngipik Desa Bulu Lor, “memang dulunya jalan ini kan aspal, sudah sangat lama dan rusak berat. Sekarang tinggal pasir dan batu padat saja, aspalnya sudah hilang. Makanya ya begini, keras sekali saat mau menggali pondasi pavingnya”. Lebih lanjut Kamituwo Ngipik itu mengungkapkan, “cara menggali yang paling mudah ya pakai bor beton ini pak, dengan begini pekerjaan galian dalat lebih mudah dikerjakan, tinggal mengeruk sirtu yang telah dilepaskan kepadatannya”. Ditanya tentang bor-bor beton yang digunakan, Sukariyani menuturkan bahwa sebagian bapak-bapak TNI ini yang membawa, sebagian lagi masyarakat sini meminjamkan bornya, sebab dibutuhkan banyak bor untuk menggali pondasi kanan kiri pembangunan paving jalan. Sedangkan untuk listriknya, disediakan oleh warga masyarakat terdekat dengan lokasi pekerjaan.

Reporter : Budi Hariyanto