Ciptakan Ruang Digital yang Aman, Mahasiswa BBK 8 UNAIR Gelar Sosialisasi Cyber Safety dan Anti-Cyberbullying

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews – Sebanyak 44 siswa kelas 8 SMPN 29 Surabaya mengikuti sosialisasi bertajuk “Cyber Safety” dan “Anti-Cyberbullying” yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga Kelompok 2 Pacar Keling pada Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.45 WIB tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga di wilayah Kelurahan Pacar Keling, Surabaya.

Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan digital, mulai dari perlindungan data pribadi, pengenalan modus penipuan daring (phishing), pencegahan perundungan siber (cyberbullying), hingga penerapan etika dalam bermedia sosial.

Kegiatan berlangsung dalam empat rangkaian utama. Sesi diawali dengan pelaksanaan “pre-test” secara daring untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa mengenai keamanan digital.

Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi yang mencakup pentingnya menjaga privasi data, mengenali berbagai bentuk phishing, memahami etika bersosial media, serta mengetahui dampak perundungan siber bagi korban, pelaku, maupun saksi.

Tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi demonstrasi interaktif agar siswa dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh secara langsung. Terdapat tiga demonstrasi yang diperkenalkan kepada para peserta.

Demonstrasi pertama, Cek Password, mengajak siswa untuk menguji tingkat keamanan kata sandi yang mereka gunakan sekaligus memahami cara membuat kata sandi yang lebih kuat dan aman, sehingga tidak lagi bergantung pada kombinasi sederhana, seperti tanggal lahir atau nama pribadi.

Demonstrasi kedua, Tebak Phishing, bertujuan melatih kemampuan siswa dalam mengenali ciri-ciri pesan penipuan daring melalui berbagai contoh kasus. Melalui kegiatan ini, siswa diajak membedakan pesan yang mengandung unsur “phishing” dan pesan yang aman.
Sementara itu, demonstrasi ketiga yaitu Etika Berkomentar, memberikan pemahaman mengenai pentingnya berkomunikasi secara santun dan bertanggung jawab di media sosial.

Para siswa diajak membedakan komentar yang bersifat membangun dengan komentar yang berpotensi menyakiti orang lain.

Setelah seluruh rangkaian materi dan demonstrasi selesai, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan “post-test” untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari sesi penyampaian materi hingga demonstrasi interaktif.

Para siswa aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan dari pemateri, serta mencoba setiap demonstrasi yang diberikan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya disampaikan oleh Akbar Maulana Judi Sirafandi, siswa kelas 8G SMPN 29 Surabaya.

Menurutnya, sosialisasi ini memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat mengenai keamanan digital serta cara menghadapi berbagai risiko di dunia maya.

Akbar mengatakan, “Menurut aku kegiatan ini bermanfaat karena aku jadi tahu bagaimana cara mencegah penipuan secara online dan bagaimana cara mengatasi cyberbullying.”

Apresiasi juga disampaikan oleh Heni, selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMPN 29 Surabaya. Menurutnya, edukasi mengenai keamanan digital sangat relevan bagi siswa usia remaja yang kini aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Heni menuturkan, “Dengan adanya sosialisasi ini tentunya sangat membantu. Anak-anak usia remaja memang sangat membutuhkan pemahaman mengenai cara bijak bermedia sosial. Harapan saya, mereka mampu menyaring informasi dan benar-benar bijak dalam bermedia sosial.”
Kegiatan sosialisasi ini juga mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui edukasi mengenai dampak “cyberbullying” dan penggunaan gawai yang berlebihan terhadap kesehatan mental remaja.

Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi digital siswa agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Program sosialisasi tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kelompok 2 BBK 8 Universitas Airlangga di Kelurahan Pacar Keling yang mengusung tema besar “Cyber-Health Camp”.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa-siswi SMPN 29 Surabaya dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, bijak, dan waspada dalam menggunakan internet, serta memiliki keberanian untuk melindungi diri sendiri maupun mendukung teman yang menjadi korban perundungan di dunia maya.

Kegiatan ini terlaksana di bawah bimbingan Khuliyah Candraning Diyanah, S.KM., M.KL., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 2 BBK 8 Universitas Airlangga Pacar Keling.

Reporter: Winarto