BOJONEGORO lintasjatimnews – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah (Kwarda) Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya kader. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kapasitas Kader Dewan Sughli Daerah (DSD) yang diselenggarakan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 2 Banjaranyar, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Sabtu [1/8/2026]
Kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta yang berasal dari berbagai qobilah Hizbul Wathan se-Kabupaten Bojonegoro. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembinaan yang berfokus pada materi Kedewan Sughli-an, sebagai bekal utama dalam memahami peran strategis Dewan Sughli sebagai pendukung dan penggerak organisasi kepanduan Hizbul Wathan di tingkat daerah.
Hadir sebagai pemateri utama, M. Ahmad Syafi’i, M.Pd., Sekretaris Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro, menjelaskan bahwa Dewan Sughli memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi, khususnya dalam pembinaan Pandu Penghela dan Penuntun.
“Dewan Sughli merupakan pilar penting sekaligus motor penggerak bagi kegiatan kepanduan Penghela dan Penuntun di tingkat daerah. Keberadaan Dewan Sughli Daerah memegang peranan krusial sebagai jembatan keberlanjutan organisasi dan pelopor semangat bagi seluruh pandu Hizbul Wathan,” ungkap Ahmad Syafi’i di hadapan peserta.
Ia menambahkan, seorang kader Dewan Sughli dituntut memiliki militansi yang tinggi, jiwa kepemimpinan yang berintegritas, serta pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Menurutnya, karakter tersebut menjadi modal utama dalam melahirkan pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga marwah organisasi.
Melalui pembekalan ini, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai aspek administratif dan manajerial organisasi, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat melayani ketika kembali ke cabang maupun qobilah masing-masing.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, termasuk pada diskusi interaktif yang menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman antarkader dari berbagai wilayah di Bojonegoro.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus mengembangkan Dewan Sughli sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan Hizbul Wathan. Seluruh peserta berharap pelatihan ini menjadi langkah awal yang semakin memperkokoh peran Dewan Sughli dalam membangun organisasi yang lebih dinamis, responsif, dan berkemajuan.
Melalui kegiatan ini, Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro kembali menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter, memiliki daya saing, serta siap mengemban amanah kepemimpinan demi kemajuan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dan Muhammadiyah.
Reporter Fathurrahim Syuhadi









