Jembatan Dukuh Bibis Sasaran TMMD ke 129 Digarap dengan Penuh Perhitungan

Listen to this article

PONOROGO lintasjatimnews – Pembangunan jembatan Dukuh Bibis Desa Bulu Lor salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo yang membutuhkan perhatian tersendiri. Selain persilangan antara jalan dan sungai dengan kemiringan 30⁰, dalamnya sungai dengan permukaan jalan lebih dari lima meter mengharuskan kecermatan dalam perhitungannya. Tampak warga masyarakat Dukuh Bibis bersama dengan anggota Satgas TMMD ke-129 sibuk menghitung ketinggian, kerataan dan sikunya begisting yang sedang dibuat.(25/07/26) Perancah dipasang dengan ketinggian lima meter dari dasar sungai untuk menopang begisting cor beton, yang terdiri dari ratusan bambu jenis ori. Kekuatan perancah ini dibutuhkan karena ketinggian yang cukup ekstrim.

Peralatan pengukur kerataan begisting, yang terdiri dari water pas hingga laser waterpas pun digunakan untuk memastikan begisting benar-benar rata air. Sedang klem-klem penguat berdirinya perancah terus dipasang menggunakan material yang telah disiapkan.

Tampak tim teknik Pembangunan jembatan yang dipimpin oleh Peltu Daldiri terus melaksanakan tugasnya, sementara anggota Satgas TMMD lainnya melayani kebutuhan material sesuai permintaan tim teknik. Masyarakat Dukuh Bibis yang terlibat pembangunan melaksanakan pembersihan disekitar lokasi pembangunan. Kerjasama yang kompak antara TNI dengan masyarakat Dukuh Bibis tampak jelas dan terasa pada pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Dukuh Bibis.

Mbah Marmun(72) yang tak mau kalah dengan warga masyarakat lainnya yang berusia muda menuturkan, “alhamdulillah jembatan ini dibangun bapak-bapak TNI, kami mengharapkan pembangunan jembatan ini sudah sejak jama dahulu. Semenjak masyarakat sini banyak yang punya motor, bahkan mengangkut hasil panen dengan mobil, adanya jembatan ini menjadi sangat penting bagi kami”. Lebih lanjut Mbah Marnun mengatakan,”saya baru tahu kalau memang sejak dulu jembatan ini tidak dibangun-bangun, ternyata pembangunannya sangatlah sulit, seperti itu,” pungkasnya sambil menunjuk pekerja yang sedang memasang begisting jembatan.

(Pam)