LAMONGAN lintasjatimnews – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Babat, Senin (20/7/2026).
Acara pengukuhan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Babat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Babat, jajaran Pengurus MUI Kecamatan Babat, Pengurus MUI Kabupaten Lamongan, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Babat, serta tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan.
Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Pengesahan Pengurus MUI tingkat Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Babat yang diterbitkan oleh Pengurus MUI Kabupaten Lamongan. Ketua MUI Kabupaten Lamongan, Dr. KH. Shodikin MPd, secara langsung mengukuhkan para ketua dan sekretaris Dewan Pimpinan MUI Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Babat.
Dalam sambutannya, Dr. KH. Shodikin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah untuk mengemban tugas dakwah, membina umat, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis. Saya berharap seluruh pengurus MUI di tingkat desa dan kelurahan dapat aktif hadir di tengah masyarakat serta memberikan solusi terhadap persoalan keagamaan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Lamongan ini.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kecamatan Babat, KH. Ma’mun Afandi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membina kehidupan keagamaan di Kecamatan Babat.
“Hendaknya kepengurusan yang baru mampu memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membina kehidupan keagamaan di Kecamatan Babat,” ujarnya
Camat Babat, Noman Kresna Martha Sena, S.STP., M.Si., mengapresiasi terselenggaranya pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Babat. Menurutnya, keberadaan MUI hingga tingkat desa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Kami menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya pengurus MUI desa dan kelurahan se-Kecamatan Babat. Semoga kepengurusan ini mampu bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan umat, memperkuat pembinaan keagamaan, serta mendukung program-program pembangunan di Kecamatan Babat,” ungkap Noman.
Ia juga menjelaskan bahwa selain menjalankan program-program pemerintahan, Kecamatan Babat memiliki kegiatan pengajian rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Minggu keempat dengan menghadirkan narasumber secara bergantian.
“Alhamdulillah, kehidupan keagamaan di Kecamatan Babat berjalan dengan baik dan kondusif. Kami berharap sinergi antara pemerintah, MUI, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin sehingga Babat tetap menjadi wilayah yang religius, aman, dan harmonis,” tambahnya.
Melalui pengukuhan ini diharapkan kepengurusan MUI tingkat desa dan kelurahan dapat semakin berperan aktif dalam membina umat, memperkuat moderasi beragama, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, ulama, dan pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan bersama.
Dengan penuh hikmah kegiatan pengukuhan diakhiri dengan tausyiyah yang disampaikan oleh DR KH Abdul Mu’thi MPd
Reporter Fathurrahim Syuhadi









