PACITAN lintasjatimnews – Dalam rangka Pembahasan dan Pengesahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026, pemerintah Desa Jetis Lor menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pembentukan tim perumus RKPDes, bertempat di Balai Desa Jetis Lor, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri antara lain Kepla Desa Jetis Lor Sarmin, A.md., Keb, Babinsa Koramil 0801/05 Nawangan Serka Suryo Giri, Babinkamtipmas Brigadir Basuki, Pendamping Desa Feri, BPD Desa Jetis Lor Sumarno S.Pd, Ketua Tim pengerak PKK Jetis lor, Bidan Desa Jetis Lor dan Seluruh Perangkat Desa Jetis Lor serta tamu undangan.
Dalam pembahasan RKPDes harus di sampaikan secara jelas terinci dan transparan oleh Sarmin selaku Kades Jetis Lor, di mana musdes tingkat desa di laksanakan oleh badan permusyawaratan desa yang di fasilitasi oleh pemerintah desa.
“Musdes tingkat desa menghasilkan daftar hasil usulan atau program, kegiatan meliputi bidang insfraktuktur, ekonomi,sosial budaya, Kewenangan desa harus sesuai dengan profesinya masing, baik di bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan dibidang lainnya,” ujar Kades.
Sarmin selaku Kades Jetis Lor juga menambahkan bahwa Musdes yang berlangsung tersebut merupakan langkah awal Pemerintah Desa dalam upaya untuk memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu Serka Suryo Giri yang merupakan Babinsa Desa Jetis Lor mengatakan bahwa kehadirannya dalam Musdes tersebut adalah untuk memberikan kontribusi dan pendampingan kepada masyarakat dalam pembangunan di tingkat Desa.
“Sebagai aparatur kewilayahan, kami bersama Bhabinkamtibmas akan turut andil dalam mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa.
Oleh sebab itu melalui Musdes ini diharapkan dapat menampung aspirasi masyarakat guna pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Babinsa.
Serka Suryo juga menegaskan bahwa partisipasi TNI AD melalui para Babinsa Koramil 0801/05 Nawangan dalam pembahasan dan pengesahan RKPDes merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah desa dan aparatur kewilayahan dalam pelaksanaan dan mendukung program-program pembangunan di tingkat Desa.
(Krisna)









