BOJONEGORO lintasjatimnews – Pemimpin Tunas Athfal Pimpinan Cabang IGABA Wilayah Kerja (Wiker) 2 yang meliputi Kecamatan Balen, Kapas, Sukosewu, dan Sugihwaras menggelar kegiatan orientasi dan pembinaan Pemimpin Tunas Athfal. Kegiatan yang mengusung tema “Guru Kreatif Mewujudkan Kepanduan Athfal yang Ceria, Menarik, dan Berkemajuan” ini diikuti oleh 42 peserta dari empat kecamatan se-Wiker 2 IGABA.
Kegiatan orientasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para guru dan pembina dalam mengelola kegiatan kepanduan Hizbul Wathan pada jenjang Tunas Athfal. Selain memperkuat pemahaman tentang metode kepanduan, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Dalam upacara pembukaan, Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Bojonegoro, Suyuti, menyampaikan amanat penting mengenai tantangan pendidikan di era perubahan yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, para kader dan pembina Hizbul Wathan harus senantiasa memperbarui pengetahuan serta meningkatkan kompetensinya agar mampu mendampingi peserta didik secara optimal.
“Pembina Hizbul Wathan harus terus update ilmu di tengah perubahan yang sangat cepat. Kita harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, strategi belajar-mengajar, serta selalu memahami kebutuhan anak didik yang terus berkembang,” ujar Suyuti.
Ia menegaskan bahwa Hizbul Wathan bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pengkaderan Muhammadiyah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Hizbul Wathan sebagai wadah pengkaderan dalam Muhammadiyah harus menjadi orientasi pembelajaran. Melalui HW, anak-anak tidak hanya belajar keterampilan kepanduan, tetapi juga nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, kemandirian, dan semangat berkemajuan,” tambahnya.
Kegiatan orientasi berlangsung dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait kepemimpinan Tunas Athfal, metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, serta penguatan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan yang relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dan pembina mampu menghadirkan kegiatan kepanduan yang lebih menarik, inovatif, dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.
Dengan demikian, Tunas Athfal Hizbul Wathan dapat menjadi ruang pembinaan karakter yang efektif dalam menyiapkan generasi Islam yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Reporter Fathurrahim Syuhadi









